Prosumut
Pemerintahan

Bahas Jalan Nasional Sumut-Aceh Bupati Temui Direktur Preservasi Jalan

PROSUMUT – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menemui Direktur Preservasi Jalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ir Akhmad Chayadi, M Eng SC di Jakarta (03/10/2022).

Dalam pertemuan ini Bupati menjelaskan kondisi jalan Nasional Sumut-Aceh yang mengalami longsor dan amblas akibat cuaca ekstrim belakangan ini.

“Kondisi jalan hingga saat ini tidak bisa dilalui kendaraan sama sekali, sehingga kami membuat jalur darurat di sisi jalan yang amblas dengan memanfaatkan lahan warga, membuka jalur sementara dengan menggunakan timbunan material batu sirtu serta memasang boks culvret sementara untuk mengalirkan genangan air, harapan kami agar jalur ini dapat segera dilalui kendaraan baik yang menuju Aceh dan sebaliknya, dan juga bagi masyarakat sekitar yang sangat tergantung pada jalur ini mengingat bahwa jalan ini adalah akses jalan satu-satunya di wilayah ini,” jelas Bupati dalam pertemuan ini.

BACA JUGA:  Anak Investasi Utama Indonesia Emas 2045

Kondisi tanah yang sudah sangat labil, ditambah cuaca ekstrim yang melanda wilayah ini terus terang sangat menyulitkan upaya penanganan darurat yang kami lakukan, kami mohon agar lokasi tersebut dapat dapat ditangani secara permanen, mengingat kondisi jalan yang sangat kritis dan terancam putus, sangat membahayakan dan akan semakin parah bila tidak segera ditangani, jelas Bupati kemudian.

BACA JUGA:  Imigrasi Berkantor Di Langkat, Pemkab Proyeksikan Program

Dalam pertemuan ini Direktur Preservasi Jalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ir Akhmad Chayadi, M Eng SC berjanji akan segera mencari solusi dan upaya penanganan.

Kita sangat memahami kesulitan bapak-bapak disana, kami akan segera membantu melakukan penanganan, mengingat jalan ini merupakan salah satu saran vital menghubungkan Sumatera Utara menuju Aceh, janji dia kemudian.

Diketahui bahwa jalan penghubung Sumatera Utara-Aceh memang mengalami longsor dan Amblas di Desa Kaban Tengah, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe pada 27 september lalu. Kondisi geogerafis Daerah ini yang rawan longsor ditambah cuaca ekstrim dimana curah hujan sedang tinggi ditengarai menjadi penyebab longsornya badan jalan Negara ini.

BACA JUGA:  Plt Bupati dan Kesultanan Langkat Bahas Budaya

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk Balai Besar Pelaksanan Jalan Nasional Sumatera Utara terus berjibaku untuk memfungsikan kembali jalan ini. Berbagi upaya penangana kedaruratan terus diupayakan diantaranya membuka jalur altsrnatif melalui perkebunan warga, membangun jalur daruruat pada sisi jalan yang amblas, serta terus berupaya memperbaiki badan jalan yang amblas agar bisa dilalui kembali. (*)

 

Editor        : Iqbal Hrp

Konten Terkait

Kunjungi Wampu, Ketua TP PKK Langkat Beri Motivasi Kesungguhan Bekerja

valdesz

Konsentrasi di Gebang, TMMD Ke-128 Dorong Percepatan Pembangunan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Objek Wisata Langkat Mampu Dongkrak Devisa Negara

Ridwan Syamsuri

Fraksi NasDem DPRD Medan Dukung Perubahan Perda KTR

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Soal Pemindahan Ibukota, Tirulah Brazil…

valdesz

Terkait Lelang Jabatan 3 Kadis Pemko Medan, Dua Nama Mencuat

Ridwan Syamsuri
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara