Prosumut
Pilpres

Buntut Tuduhan Bayaran, Dua Lembaga Survei Mengadu ke Mabes Polri

PROSUMUT – Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya bakal melaporkan sejumlah akun ke Bareskrim Polri.

Hal itu ia lakukan menyusul laporan yang juga telah dilakukan oleh Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia (IPI) Burhanuddin Muhtadi pada Senin 22 April 2019.

Pernyataan Yunarto tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter @yunartowijaya yang menanggapi berita pelaporan dari Buhanuddin.

“Besok pagi jam 10-an saya yang akan rampungkan laporan di tempat yang sama terhadap beberapa akun dan pembuatan chat palsu atas nama saya….,” cuit Yunarto seperti dikutip Suara, Selasa 23 April 2019.

Diketahui, Burhanuddin Muhtadi melaporkan pemilik empat akun media sosial ke Bareskrim Polri. Laporan itu atas dugaan kasus pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Akun-akun yang dilaporkannya yakni dua akun Facebook, satu akun Twitter dan satu akun blog WordPress.

Alasannya melaporkan keempat akun itu ke polisi karena akun-akun itu telah menyebarkan video berdurasi empat menit yang menginformasikan bahwa Burhanuddin Muhtadi menerima uang sebesar Rp 450 miliar untuk mengatur hasil hitung cepat pilpres 2019 yang memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo – Maruf Amin.

“Sejak kemarin saya diserang ribuan akun (media sosial) yang menuduh saya sebagai dalang quick count palsu yang ditayangkan di televisi dan menerima bayaran Rp 450 miliar,” kata Burhanuddin Muhtadi di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin 22 April 2019.

Dalam laporannya, para terlapor dituduh melakukan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 45 Ayat (3) Jo Pasal 27 Ayat (3), Penghinaan UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang KUHP, Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP. (*)

Konten Terkait

KPU Pastikan Pencoblosan Berjalan Lancar

Val Vasco Venedict

Puskaptis: Selisihnya Tipis, Jokowi-Ma’ruf Masih Terkejar

Val Vasco Venedict

MK Izinkan Quick Count Pilpres, Tapi ini Syaratnya…

Val Vasco Venedict

Gelar Silaturahmi, Ratusan Ustaz di Sumut Kenalkan Sosok Ganjar

Editor prosumut.com

Ribuan ‘Srikandi’ Senam Massal di Sumut, Gaungkan Ganjar Presiden 2024

Editor prosumut.com

PDI Perjuangan Berisiko Majukan Puan, LIPDem: Jangan Andalkan Trah!

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara