Prosumut
Ekonomi

Meski Pandemi, PT RFB Medan Tumbuh Positif

PROSUMUT – Meski pandemi Covid-19 masih melanda di tanah air, PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Medan tetap terus mengalami pertumbuhan positif.

Selama tahun 2021, perusahaan yang berpengalaman lebih dari 20 tahun di industri perdagangan berjangka komoditi ini mencatatkan kenaikan jumlah nasabah baru dan volume transaksi.

Kepala Cabang PT Rifan Financindo Berjangka Medan, Sonya Kadarmanik mengatakan, minat masyarakat masih cukup tinggi berinvestasi di bursa berjangka walaupun di masa pandemi Covid-19.

BACA JUGA:  KKSU 2026, Perkuat Sinergi dan Dorong UMKM Naik Kelas

“Selama tahun 2021, ada 394 nasabah baru. Sedangkan tahun 2020 sebanyak 330 nasabah baru. Ini artinya, mengalami kenaikan 19,9%,” kata Sonya, Selasa 25 Januari 2022.

Disebutkannya, kenaikan jumlah nasabah baru tertinggi terjadi pada quarter IV-2021 dengan capaian 69%.

“Pada quarter IV-2021, pertumbuhan nasabah naik 69% (130 nasabah baru) dibanding quarter III-2021 (77 nasabah baru),” sebut Sonya.

BACA JUGA:  Bulog Sumut Kembali Jual Beras SPHP di Depan Gudang dan Kantor

Terkait pertumbuhan volume transaksi SPA (Sistem Perdagangan Alternatif) & Komoditi tahun 2021, Sonya melanjutkan, tumbuh 8,39% dibanding tahun lalu. Pertumbuhan tertinggi tercatat pada quarter IV yang mencapai 61,03% (28.808 lot) dibanding quarter III periode yang sama (17.890 lot).

“Tahun 2020 volume transaksi SPA dan Komoditi mencapai 102.734 lot. Sementara tahun 2021 meningkat menjadi 111.352 lot,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Plt Bupati Tiorita Dukung Promosi UMKM Langkat

Lebih lanjut Sonya menambahkan, pada tahun 2022, jumlah nasabah baru dan volume transaksi ditargetkan tumbuh hampir dua kali lipat. “Target pertumbuhan nasabah baru tahun ini 600 nasabah baru, dengan average 50 nasabah baru setiap bulannya. Untuk volume transaksinya, ditargetkan 200.000 lot,” tandasnya. (*)

 

Reporter : Rayyan Tarigan
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Periode Nataru, Penggunaan Pertalite dan Pertamax Naik 12 Persen

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Eka Tjipta Widjaja : Perjalanan Terjal Taipan Beraset Rp 205 Triliun (1)

Val Vasco Venedict

Pelaku Pasar Keuangan Ragukan Vaksin Covid-19, Indeks Saham Turun

admin2@prosumut

Luhut Sesalkan Aksi Aktivis Greenpeace

Val Vasco Venedict

Harga Pangan Perlu ‘Disetir’, Harus Punya Opsi Kebijakan Jika Corona Kian Memburuk

admin2@prosumut

Wow, Ada Rp 1.300 Triliun Aset WNI di Luar Negeri Tak Masuk Tax Amnesty

Val Vasco Venedict
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara