Prosumut
Politik

Mau Dicalonkan Nasdem di Pilkada 2020? Boleh Saja, Ini 4 Syaratnya

PROSUMUT –  Partai NasDem menyebutkan empat syarat bagi kandidat yang diusung oleh untuk partai besutan Surya Paloh itu agar bisa memenangi pertarungan dalam Pilkada 2020.

“Untuk bisa menang, NasDem berlakukan syarat bagi seluruh calon, yakni popularitas, disukai oleh publik, elektabilitas, dan punya logistik yang cukup atau bahasa yang bermartabat memiliki kemandirian dan dapat memobilisasi dukungan politik,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Effendy Choirie saat konferensi pers di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Senin.23 September 2019.

Menurut dia, empat syarat itu paling mendasar yang harus menyatu.

“Meskipun dia profesor, doktor, maupun ilmunya tinggi tetapi tidak ada logistik, berat. Sebaliknya, kalau punya logistik dan popular tetapi tidak disukai masyarakat, ya, susah. Jadi, empat-empatnya harus integrated. Itu persyaratan menang,” papar Gus Choi sapaan Effendi Choirie.

NasDem tetap berpegang teguh pada politik tanpa mahar.

Hal itu bukan menjadi sebuah retorika, melainkan benar-benar direalisasikan dan menjadi kekuatan.

Menurut dia, politik tanpa mahar dilakukan sebagai upaya untuk menghindari terjadinya praktik korupsi ketika kandidat yang diusung terpilih sebagai kepala daerah.

“NasDem sadar, setiap gubernur, bupati/wali kota ketika terpilih yang pertama dilakukan adalah mengembalikan modal. Modal yang dikeluarkan untuk membayar kursi ke partai. NasDem bebas dari semua itu. Kami ingin mengusung calon yang bersih,” tuturnya.

Sekretaris Bappilu NasDem Willy Aditya mengatakan bahwa pihaknya tetap mengedepankan politik tanpa mahar pada pendaftaran kandidat calon kepala daerah dalam Pilkada 2020.

“Barang siapa ada yang melakukan pungutan, NasDem akan tegas lakukan pemecatan,” tandas Willy.

Dikatakan, dalam pilkada mendatang, kata dia, ada sejumlah daerah yang tidak dibuka pendaftaran calon kepala daerah.

Alasannya, NasDem memiliki petahana yang dinilai memiliki kinerja baik.

“Ada sekitar 20 daerah yang kami tidak buka pendaftaran karena ada kader yang bagus. Ini sebagai bentuk penghargaan atas kerja baik mereka, seperti Gorontalo, Lampung di Pesisir Barat, dan Batam,” ujarnya. (*)

Konten Terkait

Pecat Ketua Golkar Batubara, Plt Ketua Golkar Sumut Digugat

Val Vasco Venedict

Tujuh Pasien Covid-19 di RSUPH Adam Malik Gunakan Hak Pilih

Editor Prosumut.com

Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Asahan Kompak Tolak People Power

Ridwan Syamsuri

Pelanggan PLN Berhak Dapat Kompensasi Akibat Blackout, Anggota DPRD Medan Beberkan Alasannya

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Isu 70 Persen TNI Membelot, Wiranto Sebut Akan Tutup Media yang Sebar Hoaks

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

25 PPK di Binjai Mayoritas Nama Baru

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara