Prosumut
Pendidikan

Pemprov Sumut Dukung Afiza Hisqia di Festival Lomba Seni Siswa Nasional

PROSUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendukung siswa berprestasi yang akan mewakili Sumut dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) di Tangerang, pada 15-21 September 2019.

Siswa itu bernama Afiza Hisqia Lubis, murid kelas 5 SD Yayasan Pendidikan Great Prime School, Kota Binjai.

Afiza telah memenangkan FLS2N tingkat Provinsi Sumut, dan selanjutnya akan diberangkatkan mewakili Sumut untuk tingkat nasional. Hal tersebut mendapat apresiasi dan dukungan dari Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah.

“Generasi muda yang berprestasi harus didukung agar nantinya bisa berkontribusi bagi kemajuan Sumatera Utara,” kata Wagub Musa Rajekshah saat menerima audiensi Afiza Hisqia Lubis yang didampingi orang tuanya Nurlela Saragih dan Kepala Sekolah Great Prime School Angela YL Tobing, di ruang kerjanya, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30 Medan, Kamis 12 September 2019.

BACA JUGA:  Mendiktisaintek Resmikan Gedung Universitas ST Bhinneka, Kampus Monumental

Afiza Hisqia Lubis mengikuti perlombaan kategori Sekolah Dasar untuk gambar bercerita. Gambar bercerita adalah gambar yang menceritakan proses kejadian/peristiwa tanpa tulisan.

Pada lomba tingkat provinsi, Afiza menggambarkan keanekaragaman Sumut. Karena itu, Wagub berharap pada tingkat nasional nanti, Afiza kembali menggambarkan keanekaragaman Sumut.

“Hal itu dilakukan supaya mengangkat keanekaragaman budaya daerah ini,” ujar Musa Rajekshah yang didampingi Asisten Administrasi Umum dan Aset M Fitriyus.

BACA JUGA:  Sofyan Tan: Perjuangan 12 Tahun Berbuah, PTS Akhirnya Dapat Bantuan Operasional

Sebelumnya, Afiza berhasil meraih juara pada FLS2N tingkat provinsi. Lomba tersebut diadakan di Berastagi, Karo, pada 26-28 Agustus lalu. Saat itu Afiza mewakili Kota Binjai.

Pada kesempatan itu, Afiza membawa gambar yang mengantarnya menjadi juara provinsi. Ia menceritakan maksud gambar yang bertema “berjalan-jalan di Sumut”.

Tampak ikon-ikon budaya di Sumatera Utara mulai dari Istana Maimun hingga lompat batu di Nias.

“Saya dan ayah pergi ke Medan, melihat Istana Maimun, setelah itu saya pergi ke Masjid Raya dan melihat tarian tepak sirih. Kemudian ke Berastagi melihat Taman Lumbini, di situ ada kuil lalu kami memetik jeruk, melihat rumah adat dan melihat lompat batu Nias dan kemudian kami kembali ke Binjai,” cerita Afiza.

BACA JUGA:  Mendiktisaintek Resmikan Gedung Universitas ST Bhinneka, Kampus Monumental

Kepala Sekolah Great Prime School Angela YL Tobing berterima kasih atas dukungan Pemprov Sumut kepada murid sekolahnya.

“Kami bersyukur Pemprov mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan, kita berharap Pemprov terus mendukung dan memperhatikan pendidikan kita di masa yang akan datang,” ujar Angela. (*)

Konten Terkait

Literasi Digital Bukan Sekadar Baca, tapi Memahami dan Mengimplementasikan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Sampoerna Academy Medan Siap Hadapi Periode Blended Learning

Hanya Punya Tiga Kelas, SD Negeri 060959 dan 060961 Belawan Akan Digabungkan

Ridwan Syamsuri

Sofyan Tan: Metode Belajar Perguruan Tinggi Harus Bertransformasi, Ikuti Perkembangan dan Kebutuhan Industri

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini, Komisi II DPRD Medan Dorong Penyusunan Modul di Sekolah

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Kemenag Buka Beasiswa Santri ke Al Azhar Kairo, Ini Syaratnya

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara