Prosumut
Pemerintahan

Wali Kota Binjai Bicara Smart City di Forum PBB

PROSUMUT – Wali Kota Binjai HM Idaham menjadi narasumber forum internasional yang digelar di Markas Dewan Hak Asasi manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jenewa, Swiss, Senin 9 September 2019 waktu setempat.

Kepada delegasi dari puluhan Negara anggota PBB, Idaham menyampaikan tentang smart city dalam kaitannya dengan perlindungan Hak Asasi Manusia serta pelaksanaannya di Kota Binjai.

“Sebuah kota yang aman dan nyaman yang dihuni beragam etnis dan agama dan semuanya hidup berdampingan dengan damai dan harmonis,” ujar Idaham membuka pidatonya dengan mengenalkan Kota Binjai.

BACA JUGA:  Bapenda Sumut Undi 936 Hadiah Gebyar Pajak 2026

Dalam paparan berbahasa Inggris, Idaham menjelaskan tentang aplikasi smart city di Kota Binjai. Di antaranya e-Musrenbang yang merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.

Lalu e-Masyarakat yaitu aplikasi pelaporan masyarakat kepada pemerintah sehingga pemerintah tetap hadir melayani masyarakat selama 24 jam.

Pada bidang perlindungan perempuan dan keluarga ada program CATIN yaitu program yang bertujuan untuk membantu calon pengantin agar siap membina rumah tangga yang bahagia.

BACA JUGA:  MTQ Sumut 2026 Segera Digelar, Targetkan Tembus Lima Besar Nasional

Ada juga Si IBAN yaitu pelayanan untuk ibu dan anak. Di mana untuk setiap anak yang lahir di rumah sakit, maksimal dalam waktu 48 jam setelah lahir akan mendapat akta kelahiran, nomor induk kependudukan, keanggotaan BPJS dan masuk dalam kartu keluarga.

Idaham menjelaskan semua program yang dijalankan pemko Binjai sejalan dengan program nasional dan juga tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs) 20-30.

“Kami menerapkan dan memberikan perlindungan hak asasi manusia tidak hanya dalam satu program saja tapi semua program tetap mengedepankan perlindungan terhadap HAM, “ jelas Idaham.

BACA JUGA:  Bapenda Sumut Undi 936 Hadiah Gebyar Pajak 2026

Wali Kota HM Idaham hadir di Jenewa Swiss bersama delegasi pemerintah Republik Indonesia pada acara Side event dalam rangka pencalonan Indonesia sebagai anggota dewan HAM PBB periode 2020-2022.

Terpilihnya Kota Binjai untuk hadir di PBB tentu saja tidak terlepas dari prestasi yang telah dicapai selama ini sebagai kota cerdas tingkat nasional dan kota toleran.(*)

Konten Terkait

Pemko Binjai Kukuhkan 86 Anggota Paskibra

Pelatihan 100 Kader Relawan Pelajar KSJ, Bentuk Karakter Jiwa Sosial

Dua Kecamatan di Langkat Masuk 6 Besar Desa Binaan Provinsi

Dubes AS dan Mendag Zulhas Sepakat Pererat Hubungan Ekonomi

Pemko Tebingtinggi Peringati Peristiwa Berdarah 13 Desember 1945

Editor Prosumut.com

Ketua TP PKK Langkat Salurkan Bantuan UMKM ke Pedagang

Editor Prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara