PROSUMUT – Pemkab Langkat berupaya meningkatkan panen beras 5 persen setiap tahunnya, menyusul perhatian khusus dari Kementerian Pertanian.
Bahkan, untuk tahun 2024 ini target panen beras 120 ribu ton dengan luas sawah mencapai 20.009 Hektar Area (Ha).
Apalagi, diluncurkannya program optimasi lahan (Oplah) pertanian sawah seluas 8.200 Ha pada tahun 2024.
Program itu bertujuan meningkatkan roduktifitas lahan sawah melalui perbaikan jaringan air, reklamasi lahan serta optimalisasi lahan sawah kurang berfungsi.
Hal itu dikemukakan Sekda Langkat Amril Nasution saat membacakan pidato Pj Bupati Langkat M Faisal Hasrimy saat apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman kantor bupati, Senin 2 September 2024.
Ditekankan dia, komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program revitalisasi pertanian, peternakan dan perkebunan sebagaimana dicanangkan pemerintah pusat.
Pemkab Langkat, sambung dia, berupaya pacu pembangunan pertanian untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan pokok melalui berbagai upaya peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.
“Pemkab Langkat telah menetapkan target produksi beras di lahan sawah seluas 20 ribu hektar lebih sekitar 120 ribu ton pada tahun 2024 ini. Target akan terus meningkat 5 persen setiap tahunnya karena sudah mendapat perhatian khusus dari kementerian pertanian,” kata Amril.
Berbagai upaya dan terobosan, harap Amril, berjalan lancar dan dimanfaatin sebaik mungkin oleh petani. Dengan begitu, perekonomian dan kesejahteraan petani akan meningkat serta ketersediaan bahan pangan pokok terutama beras terus terjaga di Kabupaten Langkat.
Diingatkan dia, Langkat setiap tahun menjadi salah satu pemasok utama beras di Sumut.
Namun, tantangan pengadaan pangan semakin berat secara nasional karena bertambahnya jumlah penduduk, sementara lahan potensial dan produktif kian menyusut disebabkan alih fungsi lahan. (*)
Reporter: Jie
Editor: M Idris