Prosumut
Berita

Jalan Provinsi di Kepulauan Nias Tak Terurus, Baskami & Penyabar Komitmen Perjuangkan Anggaran

PROSUMUT – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Baskami Ginting bersama Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Penyabar Nakhe ungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi jalan provinsi di kepulauan Nias yang rusak berat.

“Setelah 2 hari berkeliling Kepulauan Nias saya merasa prihatin dengan buruknya infrastruktur, terutama infrastruktur jalan yang rusak berat, untuk itu dibutuhkan perhatian pemerintah agar masyarakat kepulauan Nias bisa menikmati jalan yang bagus” ungkap Baskami Ginting saat berbicara didepan kader dan tokoh masyarakat di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nias Barat pada Senin 18 Oktober 2021.

Infrastruktur jalan sangat penting bagi masyarakat karena selain alat transportasi, jalan juga merupakan urat nadi perekonomian,

“Dengan bagusnya infrastruktur jalan maka perekonomian masyarakat akan Terangkat” imbuh Kepala Baguna PDI Perjuangan tersebut.

Senada dengan itu Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Drs. Penyabar Nakhe menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan anggaran untuk perbaikan Infrastruktur di Kepulauan Nias.

“Sebagai wakil Rakyat kita akan berjuang untuk perbaikan hidup masyarakat kepulauan Nias, terutama dalam hal infrastruktur apa lagi Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Bapak Rapidin Simbolon telah memberikan instruksi kepada Fraksi agar lebih keras lagi berjuang untuk untuk memajukan Nias” ungkap Penyabar. (*)

 

Editor : Val Vasco Venedict 

Konten Terkait

Menangi PDIP di Pemilu 2024, Ketua PDIP Sumut Hadiahi 1 Unit Fortuner di Tiap DPC

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Para Ahli : Vaksin COVID-19 Aman & Efektif

Pro Sumut

Relawan Ridwan Kamil bakal menggelar giat Rapimnas di Jakarta

Inilah Prof Kusnandi Rusmil, Sosok Pahlawan Kesehatan Indonesia

valdesz

Projo Siap Dukung Prabowo untuk Capres 2024

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Beroperasi Tanpa Izin, Periksa & Tangkap Perusak Lingkungan di Samosir!

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara