Prosumut
Umum

Gadai Saham di Pegadaian Bisa Sampai 20 Miliar

PROSUMUT – Seiring membaiknya perekonomian di Sumatera Utara (Sumut) terutama di Kota Medan. Cukup berpengaruh pada pertumbuhan PT Pegadaian Kanwil I Medan yang  juga sudah mulai menggeliat setelah adanya pelonggaran PPKM. Bahkan Pegadaian yang biasanya sepi kini mulai ramai kembali.

“Saat ini kami juga telah melaunching gadai efek dengan barang jaminan surat hutang negara, obligasi dan sukuk yang bisa dijadikan sebagai jaminan untuk gadai di Pegadaian dan bisa dijadikan sebagai jaminan,” kata Pimpinan PT Pegadaian Kanwil I Medan, Edwin S. Inkiriwang saat kegiatan Media Gathering bersama wartawan di Hotel Grand Sakura, Jalan H.M Yamin No 4, Medan, Selasa petang 9 November 2021.

Dijelaskan Erwin, dengan produk ini, investor individu maksimal bisa mendapatkan pinjaman dengan skema gadai sampai maksimal Rp5 miliar. Sedangkan investor korporasi dapat memperoleh pinjaman sampai Rp 20 miliar.

BACA JUGA:  Tia Ayu Anggraini Ingatkan Warga Medan Marelan Bijak Bermedia Sosial, Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks

“Beberapa kelebihan dari produk ini pertama, efek tidak berpindah tangan, tetap dimiliki oleh nasabah. Kedua, hak yang melekat seperti kupon dan hak atas aksi korporasi tetap dimiliki investor. Dan ketiga, tujuan penggunaan dana fleksibel sesuai kebutuhan investor, bisa untuk kebutuhan produktif, konsumtif maupun kebutuhan investasi,” jelasnya.

Adapun saham yang diterima sebagai jaminan gadai ada 2 jenis yaitu efek dan obligasi. Untuk efek yang diterima adalah efek unggulan dengan indeks LQ 45 dan haircut. Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) maksimal dari 30%. Sedangkan obligasi yang diterima adalah Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan Surat Utang Negara (SUN).

BACA JUGA:  Ondim Temui Kajatisu Bahas Tata Kelola Pemerintahan

Haircut merupakan persentase tertentu dari suatu saham yang ditetapkan oleh KPEI sebagai pengurang nilai pasar wajar saham. Dalam menetapkan nilai haircut, KPEI dibantu dengan Komite Haircut sebagai salah satu organ Perusahaan yang turut menetapkan kriteria dan menentukan besarannya.

“Ke depan barang jaminan akan dikembangkan sesuai kebutuhan investor. Misalnya saham-saham non LQ 45 maupun obligasi korporasi pun dapat diterima sebagai jaminan gadai. Tentunya dengan kriteria penilaian tertentu yang ditetapkan Pegadaian dan disepakati oleh investor. Saya optimis, ke depan pengembangan produk ini akan tumbuh lebih baik,” terangnya.

“Gadai efek ini bisa menjadi alternatif pendanaan yang baik dan efisien sehingga menguntungkan investor. Pasalnya, sewa modalnya kompetitif dengan biaya administrasi yang ringan. Jangka waktu pinjaman juga relatif fleksibel dengan range pinjaman mulai Rp1 juta”, tambah Erwin.

BACA JUGA:  Tia Ayu Anggraini Ingatkan Warga Medan Marelan Bijak Bermedia Sosial, Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks

Produk gadai efek merupakan reaktivasi dari produk gadai saham yang diluncukan tahun 2007. Reaktivasi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dana para investor tanpa membatasi pemanfaatan dananya.

Produk ini dapat diakses melalui aplikasi Pegadaian Digital sehingga mempermudah transaksi melintasi jarak maupun waktu. Selain cepat dan akurat, juga sangat sesuai dengan protokol kesehatan dalam rangka memutus penyebaran virus Covid-19. (*)

 

Reporter : Nastasia
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Jokowi-Ma’ruf Unggul Telak, Selisih Elektabilitas 20,1 %

Val Vasco Venedict

XL Axiata Luncurkan Fitur Xtra Unlimited Turbo  

Bertandang ke Depok, PSMS Ingin Curi Poin

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Besok Ada Badai Matahari Menuju Bumi

Jenazah Ustadz Arifin Ilham Akan Dishalatkan di Sentul dan Gunung Sindur

Dansat Brimob Kepri Pimpin Apel Perdana di 2020

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara