Prosumut
Ekonomi

Erupsi Sinabung Belum Berdampak Pada Harga Pangan Masyarakat

PROSUMUT – Erupsi Gunung Sinabung yang terjadi beberapa hari terakhir ini, bukan hanya memunculkan kekhawatiran bagi masyarakat di sekitar wilayah Sinabung, KabupatenTanah Karo tetapi masyarakat Medan juga.

Satu diantaranya adalah adanya potensi gejolak harga pangan, mengingat salah satu sumber bahan pangan masyarakat Medan berasal dari Tanah Karo.

Namun, sejauh ini harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di Kota Medan masih terpantau stabil.

“Hasil pantauan harga di sejumlah pasar tradisional sejak akhir pekan kemarin, belum menunjukan adanya tren kenaikan harga. Semuanya masih terpantau stabil dan terlihat dalam batas fluktuasi harga yang normal,” ujar Ketua Pemantau Harga Pangan Sumut, Gunawan Benjamin, Senin 10! Agustus 2020.

BACA JUGA:  Indosat Catat Pendapatan Rp15,2 Triliun pada Kuartal I 2026

Sebagai contoh, bawang merah dari wilayah Kabupaten Tanah Karo masih dikisaran Rp 14 ribu di tingkat pedagang besar. Sedangkan di tingkat pengecer masih dikisaran Rp 25 ribuan.

“Untuk tomat harganya masih dikisaran Rp 7 ribuan per kg di tingkat pedagang pengecer. Sementara, cabai merah masih dikisaran Rp 27 ribuan hingga Rp 30 ribuan per kg di tingkat pengecer. Meskipun, ada perbedaan harga di tingkat distributor antara cabai merah gunung yang sekitar Rp 23 ribuan dengan cabai merah jawa yang sekitar Rp 17 ribuan per kg,” sebut Gunawan.

BACA JUGA:  LPS Persiapkan Aktivasi Program Penjaminan Polis Asuransi

Selain itu, sambung dia, beberapa harga komoditas pangan lainnya juga masih terpantau stabil. Belum ada yang dikhawatirkan dari sisi perkembangan harga kebutuhan masyarakat sejauh ini akibat erupsi Sinabung.

Hanya saja, yang menjadi fokus kekhawatiran adalah kondisi tanaman petani yang terkena imbas dari erupsi tersebut.

BACA JUGA:  Pertamina Sumbagut Bersama DPR RI dan BPH Migas Tinjau SPBU di Riau

“Kita berharap ada evaluasi cepat dari dinas terkait wilayah yang terkena imbas dari erupsi tersebut. Jika datanya bisa langsung disampaikan, maka akan langsung terpetakan mana saja tanaman yang terdampak erupsi Sinabung sebelumnya. Dengan begitu, tindakan kebijakan bisa diambil lebih cepat, baik dalam hal penyelematan tanaman petani atau dalam hal pengendalian harga kebutuhan pangan masyarakat,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Rayyan Tarigan

Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Achmad Zaki Mengundurkan Diri, Bukalapak Regenerasi Kepemimpinan

valdesz

Faperta UMA dan PT GPN Kerja Sama Rekrut Karyawan

Ridwan Syamsuri

Jelang Tahun Baru 2020 Tren Belanja Masyarakat di Sumut Meningkat

Pelindo 1 Digitalisasi Infrastruktur Kepelabuhanan

Val Vasco Venedict

BEI Kembali Gelar Public Expose Live, 54 Perusahaan Tercatat Paparkan Kinerja dan Rencana Publik

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Antisipasi Inflasi Jelang Ramadan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara