Prosumut
Ketua Dewan Pembina YPSIM dr Sofyan Tan foto bersama dengan Mendikdasmen Prof Dr Abdul Mu’ti saat perayaan HUT ke-39 YPSIM, Rabu 26 Agustus 2026.
Pendidikan

39 Tahun YPSIM, Merawat Keberagaman Bangsa

PROSUMUT – Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM) menggelar perayaan HUT ke-39 di halaman Universitas Satya Terra Bhinneka, Jalan PDAM Tirtanadi Sunggal, Medan, Rabu 26 Agustus 2026. Perayaan HUT YPSIM kali ini mengangkat tema, “39 Tahun Merawat Keberagaman Bangsa”.

Hadir dalam kegiatan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Dr Abdul Mu’ti MEd, Staf Ahli Mendikdasmen Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Prof Dr H Biyanto MAg, Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Pendidikan Inklusif dan Pemerataan Pendidikan Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar Dr Rita Pranawati SS MA, para donatur dan orang tua siswa, Anggota Dewan Pembina YPSIM Felix Iskandar Harjatanaya, Ketua YPSIM Finche Kosmanto, serta jajaran kepala sekolah, guru dan pimpinan Universitas Satya Terra Bhinneka.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pembina YPSIM dr Sofyan Tan mengungkapkan perjalanan panjang lembaga pendidikan tersebut yang bermula dari kondisi serba terbatas.

YPSIM didirikan dengan modal pinjaman bank sebesar Rp60 juta. Saat itu, yayasan hanya memiliki lahan seluas 1.500 meter persegi, tujuh ruang kelas dan tiga ruang administrasi untuk menampung 171 siswa.

Sebagian besar siswa ketika itu bahkan tidak membayar uang sekolah. “Sofyan Tan ini gila,” ujar Sofyan mengenang komentar sejumlah orang terhadap perjuangannya membangun YPSIM.

Sebagai seorang dokter, Sofyan Tan mengaku menyisihkan penghasilannya dan turun langsung mencari anak-anak dari keluarga miskin, termasuk di kawasan pinggir sungai, untuk diberikan kesempatan memperoleh pendidikan.

Perjuangan tersebut terus berkembang hingga 39 tahun kemudian YPSIM memiliki tujuh lembaga pendidikan mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.

Saat ini, jumlah peserta didik di sekolah-sekolah YPSIM mencapai 4.533 siswa. Sementara Universitas Satya Terra Bhinneka telah memiliki sekitar 7.500 mahasiswa.

Sofyan Tan menegaskan, komitmen YPSIM terhadap masyarakat kurang mampu tidak berhenti pada pendirian lembaga pendidikan. Program anak asuh dan subsidi silang terus dijalankan. Hingga kini, lebih dari Rp71 miliar telah dialokasikan untuk membantu pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Sekolah boleh cantik, boleh mewah, tetapi isinya diperuntukkan bagi orang-orang yang terzalimi secara ekonomi,” tegasnya.

Sofyan Tan juga menawarkan YPSIM menjadi mitra pemerintah dalam mengembangkan model pendidikan integratif yang menggabungkan pendidikan bermutu dengan semangat keberagaman dan pemerataan akses.

“Kalau ingin membangun sekolah integrasi, sekolah yang bermutu, Pak Menteri boleh belajar dari Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda. Kami siap untuk berpartner dengan pemerintah membangun masa depan generasi muda,” katanya.

Ia berharap pengalaman YPSIM selama 39 tahun dapat menjadi contoh bahwa pendidikan bermutu, keberagaman dan keberpihakan kepada masyarakat kurang mampu dapat berjalan beriringan dalam mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Mendikdasmen Prof Abdul Mu’ti mengapresiasi kiprah YPSIM yang selama 39 tahun konsisten mengembangkan pendidikan sekaligus merawat keberagaman bangsa.

Bahkan, Abdul Mu’ti melontarkan pernyataan yang mengundang tawa dan tepuk tangan hadirin. “Kalau semua lembaga pendidikan di Indonesia seperti ini, maka Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah tidak diperlukan lagi. Semua sudah selesai diurus oleh masyarakat,” kata Abdul Mu’ti.

Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kontribusi YPSIM yang didirikan dr. Sofyan Tan dalam menjalankan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Apa yang dilakukan Pak Sofyan Tan adalah bukti nyata bagaimana masyarakat berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memperkuat ke-Indonesia-an kita,” ujarnya.

Abdul Mu’ti menilai YPSIM tidak sekadar menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga menghadirkan praktik nyata bagaimana keberagaman agama, suku, budaya dan latar belakang ekonomi dapat hidup bersama dalam satu lingkungan pendidikan.

Menurut dia, sekolah seharusnya menjadi meeting point sekaligus melting point bagi anak-anak Indonesia.

Anak-anak dari latar belakang yang berbeda dapat belajar bersama tanpa kehilangan identitas masing-masing, sekaligus tumbuh sebagai generasi yang memiliki semangat kebangsaan.

“Persatuan bukan berarti menyeragamkan perbedaan. Justru kekuatan Indonesia terletak pada kemampuan menerima perbedaan dan bekerja sama di tengah keberagaman,” katanya.

Dalam konteks tersebut, Abdul Mu’ti menilai keberadaan YPSIM memiliki arti penting bagi masa depan pendidikan Indonesia. Terlebih, sejak awal YPSIM memberikan ruang pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui konsep subsidi silang.

Ia juga mengapresiasi sinergi YPSIM dengan pemerintah, termasuk hubungan dengan Komisi X DPR RI yang salah satunya diwakili Sofyan Tan.

Ketika Sofyan Tan menyampaikan harapan terkait dukungan pemerintah terhadap program Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Abdul Mu’ti kembali melontarkan gurauan. “Kalau tadi Pak Sofyan Tan masih menyebut PIP dan KIP, itu hanya basa-basi saja. Karena sesungguhnya tanpa dikasih PIP dan KIP pun saya kira sekolah ini, kampus ini akan maju,” ujarnya. (*)

Editor: M Idris

Konten Terkait

Wisuda 700 Lulusan, UISU Predikat Terbaik di Sumut dari L2 Dikti

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Sofyan Tan Ajak Jurnalis Cari Sekolah Rusak untuk Direvitalisasi

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Kisah Pahit Sofyan Tan Tentang Kemiskinan, Datang ke Rumah Saudara Dikira Mau Pinjam Uang

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Wajib Belajar 13 Tahun Butuh Rp51 Triliun, Bukan Rp26 Triliun

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Sofyan Tan : Angkat Derajat Keluarga dengan Pendidikan

Sofyan Tan Bagikan Paket Sembako ke Warga, Sampaikan Pesan Penting Tentang Pendidikan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara