PROSUMUT — Seorang jamaah haji asal Kabupaten Langkat meninggal dunia, sementara satu diantaranya hingga kini masih menjalani perawatan di Tanah Suci, Mekah.
Jamaah tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 2 ini, saat diberangkatkan ke tanah suci berjumlah 358. Tiba di tanah air, Rabu (3/6/2026) petang, berkurang menjadi 356 karena meninggal dunia dan sakit. Kepulangan duyufurrahman, disambut Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya dan Bupati Langkat Syah Afandin di Asrama Haji, Medan, dengan suasana haru.
Kendati diselimuti haru, menyusul wafatnya Hj Nadhirah jamaah haji asal Kecamatan Stabat, dan masih dirawatnya Hj Wagini asal Kecamatan Padang Tualang di Tanah Suci, namun rombongan bersyukur dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji. Afandin hadir sebagai bentuk perhatian dan komitmen Pemkab Langkat, melayani serta mendampingi sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
Informasi tentang rombongan jamaah tergabung di Kloter 2 berdasarkan data dikeluarkan Panitia Haji. Dari total 358 jamaah berangkat, 356 kembali ke Sumatera Utara dan selanjutnya ke daerah masing-masing.
Wagubsu, Surya, mengapresiasi seluruh pihak terlibat dalam proses penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari keberangkatan hingga pemulangan jamaah. Keberhasilan penyelenggaraan, tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasi seluruh petugas melayani dengan baik jamaah selama menjalankan ibadah.
“Sepatutnya kita apresiasi seluruh pihak, memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah, mulai dari proses keberangkatan hingga kepulangan,” singkat Surya.
Bupati Afandin mengungkapkan rasa syukur jamaah kembali ke tanah air sehat dan selamat. Kendati, seorang dari rombongan wafat dan satunya lagi masih menjalani perawatan kesehatan di Tanah Suci.
“Dalam kesempatan ini, atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Langkat, saya mengucapkan belasungkawa mendalam atas wafatnya Hj Nadhirah satu diantara rombongan jamaah tergabung di Kloter 2. Mari sama-sama kita doakan, semoga amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah Swt, dan tentunya keluarga ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Afandin.
Tak lupa, Afandin mengajak jamaah sekembalinya menunaikan rukun Islam kelima dapat menjadi pribadi lebih baik dan membawa nilai-nilai haji ke tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kami sampaikan selamat datang kembali di tanah air dengan sehat dan selamat. Semoga kiranya, bapak dan ibu sekalian semakin meningkatkan ketakwaan, kejujuran, kepedulian sosial, serta menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ucap Afandin.
Penyambutan jamaah haji dihadiri Sekda Provsu Sulaiman Harahap, Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumut Zulkifli Sitorus, Kakan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Langkat Umar Saleh Maruhawa, Kabag Kesra Setdakab Langkat Muhammad Suhaimi, serta Kabag Protokol Setdakab Langkat Winanda Akbar. (*)
Editor : Jie

