Prosumut
Umum

Dua Ekor Lembu Disantap Harimau, TNGL Pasang Kamera

PROSUMUT – Sedikitnya 2 ekor lembu milik warga kembali jadi korban santapan Harimau Sumatera di sekitar TNGL, Pantai Salak Desa Sei Musam Kecamatan Batang serangan Kabupaten Langkat Sumatera Utara, Jumat 19 Juni 2020. Karena itu, hal tersebut menjadi kekhawatiran masyarakat yang berkedudukan di sekitar TNGL.

Oleh Balai Besar TNGL, sudah menugaskan tim yang bekerjasama dengan BBKSDA dan mitra kerja ke lokasi kejadian. Tujuannya, untuk melakukan identifikasi Harimau Sumatera sekaligus mengambil gambar jejak hewan buas tersebut.

BACA JUGA:  Polisi Amankan Dua Warga Pulau Kampai

“Kami juga sudah menyebar dan memasang kamera trap, untuk merekam titik koordinat temuan jejak, dan identifikasi korban atau mangsa (lembu),” kata Kabid Teknis TNGL, Adi Nurul Hadi, Senin 22 Juni 2020.

Kepada masyarakat sekitar, ia mengimbau agar tidak berada di sekitar lokasi kejadian untuk sementara waktu. Begitu juga dengan hewan ternaknya, untuk tidak dilepas ke kawasan TNGL.

Sebab, itu mengkhawatirkan sekaligus mengundang harimau kembali datang untuk memangsa hasil buruannya.

BACA JUGA:  Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan, PLN UP2B Sumbagut Rampungkan Pemeriksaan SCADA di GI Subulussalam

“Kami sudah memberikan penyuluhan kepada masyarakat sekitar kawasan. Juga berkoordiinasi dengan para pihak BKSDA Sumut, Pemkab, mitra dan profesi konservasi Harimau menentukan langkah penanganan jangka panjang,” jelasnya.

Ada sejumlah dugaan yang menjadi faktor Harimau Sumatera meninggalkan kawasannya. Di antaranya, karena terjadi kerusakan hutan yang kompleks yang secara langsung berdampak pada mata rantai ekosistem dan stok makanan Harimau Sumatera di dalam hutan.

Juga Harimau terpaksa mencari mangsa yang lebih mudah karena daya jelajah dan survivenya melemah, bisa karena sakit hingga tidak mampu untuk berburu. Dan Harimau yang keluar lingkar jelajah bisa jadi masih tergolong remaja dan belajar berburu.

BACA JUGA:  Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan, PLN UP2B Sumbagut Rampungkan Pemeriksaan SCADA di GI Subulussalam

Kasi Konservasi BKSDA Wilayah II Stabat, Herbert juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas di seputaran hutan. Ia bilang, Harimau masih berada di seputuran lokasi kejadian ditemukannya hewan ternak yang mati dan akan kembali. (*)

 

Reporter : Muhammad Akbar
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            :

Konten Terkait

Pemilihan Ketua FWP Sumut, Agus Supratman Optimis Menang Lawan Anak Buah Bobby Nasution

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Antisipasi Corona, Karyawan Bulog Usia Di Atas 50 Tahun Diliburkan

admin2@prosumut

Ledakan Bom di Sri Lanka, 1 WNI Selamat dari Maut

Val Vasco Venedict

PLN UP2B Sumbagut Salurkan Daging Kurban untuk Warga

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Indeks Kualitas Penyiaran Infotainment Masih Rendah

Tiba di Sumut, Pilkada Jadi Prioritas Pertama Irjen Martuani

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara