Prosumut
Ekonomi

Pemerintah Fokus Transisi ke Digital

PROSUMUT – 
Pemerintah telah meluncurkan inisiatif Making Indonesia 4.0 untuk mengimplementasikan beberapa strategi digital dalam rangka transisi industri-industri di Indonesia menuju era Industri 4.0. Industri makanan dan minuman, otomotif, elektronika, kimia, tekstil, dan garmen menjadi kunci dalam peta jalan itu.

Menurut survei Asia IoT Business Platform (AIBP), inisasi pemerintah itu disambut baik oleh perusahaan lokal di dalam ekosistem sektor Industri 4.0. Contohnya, 43,1% respons lokal dari industri manufaktur dan 46,2% dari industri logistik yakin transformasi digital telah diimplementasi di dalam satu atau lebih area fungsional perusahaan.

BACA JUGA:  Inovasi USAT Atasi Masalah Kepasiran, Berhasil Tekan Risiko Loss Produksi di Pertamina EP Rantau

“Berdasarkan survei terbaru kami, perusahaan-perusahaan di dalam pusat kekuatan manufaktur tradisional di Asean, Indonesia, dan Thailand telah lebih banyak merasakan manfaat dari pengimplementasian proyek-proyek transformasi digital dan teknologi IoT,” kata Direktur AIBP, Irza Suprapto, Kamis (11/7).

BACA JUGA:  Pertamina Sumbagut Perkuat Pelayanan Konsumen SPBU Selama Ramadan 1447 H

Survei itu pun menunjukkan, perusahaan-perusahaan di Indonesia (8,9%) dan Thailand (10,7%) telah merasakan manfaat dari pengimplementasian solusi transformasi digital. Angka itu lebih tinggi dibanginkan dengan Vietnam (2,1%), FIlipina (2,8%), dan Malaysia (5,1%).

Irza menyampaikan, “lni konsisten dengan apa yang telah kami saksikan selama 3-4 tahun terakhir, di mana perusahaan-perusahaan dari kedua negara paling banyak berinvestasi dalam teknologi dan mulai menuai hasilnya sekarang.”

BACA JUGA:  Kualitas Pembiayaan Terjaga, BTPN Syariah Bukukan Laba Rp1,2 Triliun Sepanjang 2025

Lebih lanjut, hanya ada 9% enterprise yang belum mengimplementasikan transformasi digital pada bisnis mereka. Sebanyak 78,6% juga setuju perusahaan mereka harus terhubung dan menggunakan otomatisasi, analisis data yang canggih, dan berbagai alat digital lain guna meningkatkan proses dan operasional perusahaan.(*)

Konten Terkait

Pedagang Pasar Kampung Lalang Ngeluh, Masih Ada PKL Berjualan di Luar

Ridwan Syamsuri

Efek Kebijakan Cegah Covid-19, Uang Pecahan Tak Tersedia

admin2@prosumut

Pemko Medan Klaim Stok Bahan Pangan Jelang Ramadhan Aman

Ridwan Syamsuri

Harga Cabai dan Bawang di Medan Masih Mahal

Ridwan Syamsuri

DAIFEST 2024, Beli Mobil Daihatsu Bisa Dapat Gratis Rocky

Editor prosumut.com

Harga Sembako Stabil dan Persediaan Cukup di Langkat, Ini Daftarnya

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara