Prosumut
Pemerintahan

Langkat Proaktif Kendalikan Inflasi hingga Penyakit Menular

PROSUMUT – Pemkab Langkat berupaya keras berpartisipasi aktif sebagai komitmen dalam hal pengendalian inflasi juga penanggulangan penyakit menular.

Partisipasi itu tak lain demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Makanya, setiap arahan bahkan ketetapan pemerintah selalu disahuti dengan memaksimalkan program yang ada.

BACA JUGA:  Pansus Aset Daerah DPRD Medan Desak Pemko Ambil Alih PSU Contempo Regency

Sekdakab Langkat, Amril Nasution, sampaikan itu ketika berlangsung zoom meeting dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian serta beberapa kepala daerah lainnya di Langkat Command Center kantor bupati, Senin 15 Juli 2024.

Tito memulai zoom meeting tegaskan, pentingnya penanggulangan penyakit menular seperti TBC dan Polio yang dinilai untuk beberapa daerah belum berjalan maksimal.

BACA JUGA:  Pansus DPRD Medan Sarankan Aset di Pasar Petisah Dijual

Pemerintah, urai Tito, instruksikan pembentukan tim pengendalian TBC dan Polio di daerah guna memastikan penanggulangan berjalan lancar.

“Bagi daerah yang belum membentuk tim pengendalian TBC dan Polio harus segera bentuk. Nah, untuk yang sudah memiliki akan kami monitor tugas pokok dan fungsinya,” tegas dia.

BACA JUGA:  DPRD Medan Terima Kunjungan LAN RI, Tingkatkan Kualitas Kerja

Untuk urusan inflasi, mantan Kapolri ini soroti ketidakstabilan harga pangan di beberapa daerah. Ditekankan kalau pengendalian inflasi sangat penting menjaga stabilitas harga terutama pangan. (*)

Reporter: Jie

Editor: M Idris

Konten Terkait

Pemko Medan Gelar Bimtek Pengelola HPS & PBJ

Pemprov Sumut Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat untuk Pengentasan Kemiskinan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pemkab Asahan Gelar Upacara Peringatan HUT ke-75 RI

admin2@prosumut

Sahpen, Pelajar Pakpak Bharat Raih Gold Certificate National Selection

APJI/PPJI Diharapkan Kembangkan Kuliner di Medan

Bupati Langkat Tak Kenal Lelah Wujudkan Langkat Religius

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara