Prosumut
Pilpres

Aksi 22 Mei Berujung Bentrok, Motor Wartawan Ikut Dibakar

PROSUMUT – Gelombang aksi protes terhadap keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) berujung kepada tindak anarkis.
Buntut kericuhan itu adalah perusakan fasilitas umum dan juga kendaraan.

Massa aksi 22 Mei membakar Pos Polisi Thamrin pada Rabu 22 Mei 2018.

Bahkan sepedamotor wartawan pun tak selamat dari keberingasan peserta aksi yang merupakan pengikut Capres Prabowo tersebut.

“Motor saya habis dibakar massa aksi 22 Mei. Tadi saya lihat ada tiga motor lagi yang dibakar. Sekaligus barang-barang lainnya di dalam pos polisi,” ujar wartawan kontributor Net TV bernama Aryo.

Alih-alih menyelamatkan RX King miliknya, Aryo terpaksa menyaksikan kendaraannya dan 3 sepmor lain ludes dilalap api karena ia diancam oleh pendemo.

“Pas saya ingin selamatkan motor, namun yang saya terima malah perlakuan penolakan dan diancam,” katanya lagi.

Bentrokan itu adalah buntut dari kericuhan antara massa aksi 22 Mei 2019 dengan aparat kepolisian yang terjadi di Gedung Bawaslu.

Bentrokan antara kepolisian dengan massa aksi terjadi sudah sejak pukul 20.15 WIB. Bentrokan terjadi setelah kepolisian berupaya membubarkan massa aksi yang masih bertahan di depan gedung Bawaslu. (*)

Konten Terkait

Jika Terpilih Prabowo Komitmen Selektif Pilih Menteri

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Jokowi-Ma’ruf Menang di Sumut, Segini Selisihnya!

Val Vasco Venedict

SMRC: Elektabitas Jokowi-Ma’ruf Turun 0,8 %, Prabowo-Sandi Naik 5,2 %

Val Vasco Venedict

TNI-Polri di Sumut Kompak Jaga Aksi 22 Mei

Val Vasco Venedict

Bawaslu Sumut Akui Banyak Pelanggaran Pemilu

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Hasil Survei 3 Lembaga Jelang Pilpres, Fluktuatif atau Stagnan?

Val Vasco Venedict
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara