PROSUSMUT – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mendorong nasabah prioritas di Medan untuk mengoptimalkan investasi emas sebagai instrumen pelestari kekayaan jangka panjang di tengah peluang pertumbuhan ekonomi.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sahabat Till Jannah bertajuk Preserving Value For A Lasting Legacy yang digelar di Santika Premiere Hotel Medan, Sabtu 25 Juli 2026.
Kegiatan itu menghadirkan Ustaz Hilman Fauzi dan Islamic Ecosystem Manager BSI Andy Oki yang membahas pengelolaan kekayaan berbasis syariah melalui investasi emas.
Regional Chief Executive Officer (RCEO) BSI Region II Medan, Taufan Anshari, mengatakan emas kini tidak lagi dipandang sebagai instrumen investasi tradisional, tetapi telah menjadi bagian penting dalam strategi pengelolaan kekayaan.
“Dalam beberapa tahun terakhir, emas semakin menegaskan posisinya. Bukan sekadar instrumen lindung nilai (safe haven), tetapi emas telah menjadi bagian krusial dari strategi pengelolaan kekayaan yang komprehensif,” ujar Taufan, dalam keterangan tertulisnya, Rabu 29 Juli 2026.
Menurutnya, ketahanan nilai emas di tengah fluktuasi ekonomi menjadikannya salah satu instrumen yang layak dimiliki dalam portofolio investasi. Melalui pengelolaan yang tepat, emas juga dinilai dapat menjadi sarana mewariskan kekayaan kepada generasi berikutnya.
Untuk mendukung kebutuhan nasabah, BSI menghadirkan ekosistem emas syariah dan layanan bullion banking yang terintegrasi. Nasabah dapat berinvestasi emas dalam bentuk fisik maupun digital melalui SuperApp Byond by BSI.
Selain itu, BSI menyediakan berbagai layanan, seperti perdagangan emas, Tabungan E-Mas, Cicil Emas BSI, Gadai Emas BSI, hingga produk BSI Gold. Perseroan menyebut bisnis emas menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan perusahaan sekaligus mendukung program hilirisasi emas pemerintah.
Hingga semester I 2026, BSI mencatat telah mengelola dana lebih dari 70.000 nasabah BSI Prioritas. Sementara itu, jumlah nasabah BSI secara nasional telah mencapai 24 juta orang.
Selain layanan investasi emas, BSI Prioritas juga menawarkan berbagai instrumen investasi syariah lainnya, seperti reksa dana syariah, sukuk, dan bancassurance. Layanan tersebut dilengkapi fasilitas nonperbankan, antara lain konsultasi waris serta Hajj & Umrah Concierge.
Taufan mengatakan kegiatan Sahabat Till Jannah merupakan bagian dari upaya BSI mempererat hubungan dengan nasabah sekaligus memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan wealth management syariah dan bank emas di Indonesia. (*)
Reporter: Nastasia
Editor: M Idris

