PROSUMUT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Utara (BPBD Sumut) memamerkan sepeda motor trail pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area Stan BPBD Sumut, Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026.
Selain sepeda motor trail tersebut, BPBD Sumut juga memamerkan berbagai peralatan penanggulangan bencana.
“Pameran di PRSU ini merupakan salah satu upaya edukasi kepada masyarakat luas, khususnya yang datang berkunjung ke PRSU, terkait peralatan penanggulangan bencana, termasuk juga sepeda motor trail pemadam karhutla,” ujar Petugas BPBD Sumut, Fugo dan Fitra Siregar saat diwawancarai, Selasa malam 28 Juli 2026.
Dijelaskannya, sepeda motor trail pemadam karhutla adalah kendaraan roda dua khusus yang dimodifikasi dengan tangki air mini dan pompa bertekanan tinggi.
Kendaraan ini berfungsi untuk mengatasi medan yang sulit dan lunak, seperti lahan gambut atau hutan lebat, yang tidak dapat dijangkau oleh mobil pemadam berukuran besar.
“Sepeda motor trail pemadam karhutla mampu menjangkau area sempit dan tanah lunak/gambut yang tidak dapat dilalui mobil pemadam atau mobil tangki besar. Kendaraan tersebut dapat mempercepat tiba di titik api awal agar api tidak meluas,” terang Fugo.
Dikatakannya, BPBD Sumut juga memiliki kendaraan roda tiga pemadam karhutla. Akan tetapi, karena keterbatasan tempat di stan sehingga tidak bisa dipamerkan.
Terkait peralatan penanggulangan bencana, sebut dia, peralatan yang dipamerkan yaitu mesin pompa jinjing, tandu basket (untuk mengangkat korban bencana), tandu spinal (untuk mengangkat korban patah tulang), perahu rafting, tandu kursi, baju tahan panas, mesin pemotong beton, mesin pemotong baja, dan dongkrak hidrolik gempa.
“Masih banyak lagi peralatan penanggulangan bencana milik BPBD Sumut, selain yang dipamerkan di PRSU. Semua peralatan tersebut tentu memiliki fungsi masing-masing yang dapat dimanfaatkan dalam menangani bencana,” pungkasnya. (*)
Editor: M Idris

