PROSUMUT – Masih banyaknya masyarakat korban banjir belum menerima bantuan akibat tidak masuk kriteria penerima ditetapkan, menjadi persoalan harus diperhatikan serius.
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana diminta mem-follow up kondisi dimaksud ke pemerintah pusat, agar mendapat atensi untuk ditindaklanjuti. Pasalnya, kendati sudah diajukan ke Kementrian Sosial (Kemensos), belum juga menjawab kebutuhan masyarakat yang sudah berunjuk rasa karena sama-sama terdampak banjir.
Bupati Langkat, Syah Afandin, sampaikan kondisi tersebut dalam rapat percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana bersama Kepala Koordinator Wilayah Sumatera Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Brigjen TNI Fajar Tjahjono, di rumah dinas bupati, Rabu (1/7/2026).
Ondim sapaan akrab Syah Afandin, menyampaikan persoalan tersebut sebagai upaya memperjuangkan hak masyarakat terdampak banjir.
Rapat menjadi bagian langkah serius Pemkab Langkat bersama pemerintah pusat, mempercepat pemulihan 100 persen wilayah terdampak bencana banjir besar medio November tahun 2025.
Pemkab Langkat, sambung Ondim, memberikan perhatian serius bagi masyarakat belum menerima bantuan karena tak masuk kriteria penerima ditetapkan. Bahkan, masyarakat sampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa, berharap pemerintah memberikan solusi karena sama-sama korban terdampak bencana.
“Kami terus dituntut oleh masyarakat agar mereka yang belum masuk dalam kriteria juga mendapatkan bantuan, seperti bantuan hidup sementara (jadup) maupun bantuan stimulan ekonomi. Sebab mereka juga merupakan korban banjir yang mengalami kerugian,” kata Ondim.
Tak dipungkiri Ondim, persoalan dimaksud telah diusulkan kepada Kementerian Sosial (Kemesos), meski belum ada tindak lanjut bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Makanya, dimohonkan dukungan Kepala Koordinator Wilayah Sumatera meneruskan usulan Pemkab Langkat ke pemerintah pusat sehingga memperoleh perhatian dan segera ditindaklanjuti.
“Kami memohon kepada koordinator wilayah Sumatera agar usulan ini dapat di-follow up sehingga mendapat atensi dari pemerintah pusat untuk segera dipertimbangkan dan ditindaklanjuti,” pinta Ondim.
Kepala Koordinator Wilayah Sumatera, Brigjen TNI Fajar Tjahjono, menyampaikan proses rehabilitasi di Kabupaten Langkat telah berjalan dengan baik. Berbagai fasilitas umum terdampak banjir seperti pasar, sekolah, rumah ibadah, pertokoan, serta sejumlah infrastruktur lainnya telah memasuki tahap pemulihan sesuai rencana.
Nah, terkait harapan Pemkab Langkat, Brigjen TNI Fajar Tjahjono, bersedia membawa seluruh hasil pembahasan rapat kepada pimpinan Satgas di tingkat pusat. “Tentunya seluruh usulan bapak-bapak sekalian akan kami sampaikan kepada Kepala Satgas, semoga kiranya menjadi bahan pertimbangan dan dapat segera ditindaklanjuti,” janji Brigjen TNI Fajar Tjahjono.
Rapat koordinasi dihadiri Wakil Koordinator Wilayah Sumatera Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Kombes Pol Wahyu Widiarso, Sekda Langkat AmrilNasution, Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin-angin, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, seluruh camat se-Kabupaten Langkat.
Lewat rapat, Pemkab Langkat berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tidak hanya memulihkan infrastruktur, tetapi mampu menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakat terdampak banjir melalui dukungan bantuan lebih menyeluruh.(*)
Editor : Jie
previous post

