Prosumut
BeritaPemerintahanPeristiwaUmum

BKD Langkat Gelar Manajemen Talenta

PROSUMUT – Birokrasi profesional, berintegrasi, serta berorientasi peda peningkatan kualitas pelayanan publik membutuhkan penerapan manajemen talenta dari Aparatur Sipil Negara (ASN) pemerintahan.

Untuk mewujudkan itu, Pemkab Langkat melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar sosialisasi penerapan Manajemen Talenta ASN di ruang pola kantor bupati, Stabat, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut mendapat perhatian Bupati Langkat, Syah Afandin, dihadiri Kepala Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Medan, Janry HUP Simanungkalit, Ketua Tim Manajemen Talenta Kanreg VI BKN Medan Eni Nuraini, para Asisten dan Staf Ahli Setdakab Langkat, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, camat, serta ASN.

Kepala BKD Kabupaten Langkat, Eka Syahputra Depari, melaporkan pelaksanaan sosialisasi berlandaskan UU Nomor.20/2023 tentang ASN. Bertujuan, memberikan pemahaman mengenai kebijakan dan regulasi manajemen talenta, meningkatkan kesiapan seluruh perangkat daerah dalam implementasinya.

Selain itu, sambung Eka, mendorong pengelolaan karier ASN berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi, serta mendukung terwujudnya sistem merit di lingkungan Pemkab Langkat.

Disebutkan lagi, terdapat 100 peserta mengikuti kegiatan mulai kepala perangkat daerah dan para camat. Sedangkan, ASN dari seluruh perangkat daerah mengikutinya dengan daring (Zoom Meeting), dengan narasumber Kepala Kantor Regional VI BKN Medan beserta jajaran.

Eka menekankan, manajemen talenta merupakan strategi penting dalam membangun sistem pengelolaan sumber daya manusia yang objektif, transparan, terukur, dan berbasis kompetensi.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh ASN memahami konsep, regulasi, serta mekanisme pelaksanaan manajemen talenta sehingga mampu meningkatkan kualitas kinerja dan kompetensi secara berkelanjutan,” kata Eka.

Pada kesempatan itu, Bupati Langkat Syah Afandin, berpendapat penerapan manajemen talenta merupakan bagian penting dari upaya membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja.

Afandin pun mengingatkan, setiap ASN harus siap untuk ditempatkan dimana saja sesuai kebutuhan organisasi. Karenanya, rotasi maupun mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pengembangan karier, bukan bentuk hukuman.

“ASN harus siap ditempatkan dimana saja. Kalau untuk tingkat pusat, perpindahan jabatan dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun merupakan hal biasa. Perpindahan bukanlah bentuk hukuman, tetapi bagian dari pengembangan kompetensi dan kebutuhan organisasi,” sebut Syah Afandin.

Masih kata Afandin, promosi jabatan harus dilakukan secara objektif berdasarkan prestasi, kompetensi, dan kinerja, bukan karena kedekatan maupun pertimbangan lainnya.

Karenanya, ajak Afandin, seluruh ASN terus meningkatkan kualitas kerja dalam mendukung terwujudnya visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Langkat. Sebab, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan komitmen, profesionalisme, dan integritas seluruh aparatur pemerintah.

“Melalui manajemen talenta ini, pemerintah daerah dapat menyiapkan kader-kader pemimpin masa depan berkualitas. Saya berharap seluruh peserta mengikuti sosialisasi ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi manajemen talenta ASN,” pinta Afandin.

Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Kantor Regional VI BKN Medan Janry HUP Simanungkalit menguraikan, pentingnya manajemen talenta dalam mendukung reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Janry pun menyebutkan, ASN harus membangun budaya kerja adaptif, responsif terhadap perubahan, dan terus mengembangkan kapasitas diri. Diilustrasikan tentang pengalaman penerapan sistem pengembangan karier di lingkungan BKN, menjadikan rotasi dan mutasi sebagai media pembelajaran sekaligus peningkatan kompetensi pegawai.

“Perpindahan jabatan bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Justru melalui perpindahan, ASN dapat memperoleh pengalaman baru, memperluas wawasan, dan meningkatkan kompetensi untuk mendukung pencapaian visi organisasi,” papar Janry.

Lewat sosialisasi dimaksud, diharapkan implementasi manajemen talenta berjalan optimal di seluruh perangkat daerah, melahirkan ASN profesional, kompeten, berintegritas, dan berdaya saing. Menjadi fondasi kuat mewujudkan tata kelola pemerintahan semakin baik serta pelayanan publik prima bagi masyarakat. (*)

Editor : Jie

BACA JUGA:  Raker FWP, Siap Berkolaborasi Sukseskan Program Pemprov Sumut

Konten Terkait

Warga Miskin Belum Terima Bantuan di Langkat, Segera Melapor!

admin2@prosumut

Wali Kota Medan Tanam Pohon Manggis di Hutan Wisata Tinjomoyo

Ridwan Syamsuri

Bobby: Masalah Infrastruktur di Medan akan Kita Selesaikan 2 Tahun

Editor Prosumut.com

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Usia 6-11 Tahun

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Sementara, Kebun Binatang Medan Tak Dikelola PD Pembangunan

admin2@prosumut

Wisuda Unpab ke 72, Teken Mou dengan Dua Yayasan Lingkungan dan Pemko Binjai

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara