Prosumut
Pemerintahan

Pelayanan Publik di Kantor Gubernur Sumut Masih Lumpuh, Sepi Aktivitas dan Listrik Padam

PROSUMUT – Pascabanjir besar yang melanda Kota Medan pada Kamis hingga Jumat (27-28 November 2025) lalu, pelayanan publik di Kantor Gubernur Sumatera Utara masih lumpuh total, Senin 1 Desember 2025.

Kantor yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro itu sepi aktivitas pelayanan publik maupun kegiatan aparatur sipil negara.

Tak hanya itu, aliran listrik di kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) ini juga padam.

Meski sepi aktivitas pelayanan publik, terlihat personel Satpol PP dan beberapa pekerja berjibaku melakukan proses pengurasan air di basement.

Mereka membersihkan lumpur, serta memastikan area yang terdampak banjir dapat kembali difungsikan.

Salah satu pegawai di Kantor Gubernur Sumut mengaku bahwa kondisi ini bukanlah satu atau dua hari, melainkan sudah berlangsung sejak Jumat lalu.

“Sudah empat hari, mulai hari Jumat kemarin,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Umum Setdaprovsu Chusnul Fanany Sitorus yang dikonsumsi wartawan, belum memberikan penjelasan mengenai sampai kapan aktivitas di kantor gubernur akan kembali normal.

Dia belum merespons permintaan konfirmasi mengenai langkah pemulihan maupun estimasi waktu perbaikan.

Kondisi lumpuhnya kantor ini juga menimbulkan pertanyaan publik terkait kesiapsiagaan pemerintah provinsi dalam menghadapi bencana, mengingat kantor pemerintahan justru menjadi salah satu yang paling terdampak. (*)

Editor: M Idris

Konten Terkait

Pakai Pin Kuningan, Anggaran Pelantikan DPRD Langkat Rp285 Juta

16 Pejabat Pemko Medan Belum Lapor LHKPN, BKD: Tak Ada Sanksi

Ridwan Syamsuri

Hari Sumpah Pemuda, Idaham: Bersatu itu Modal untuk Maju

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Hingga September 2019, 6 Ribuan Perserta BPJSTK Kecelakaan

Bupati Langkat Terus Bergerak Pulihkan Ekonomi Rakyat

Editor Prosumut.com

Disparbud Langkat Audiensi ke PTPN II: Kembangkan Prasarana Destinasi Wisata

Editor Prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara