Prosumut
Pemerintahan

Penerima Bansos Berdesakan di Kantor Dinsos Medan

PROSUMUT – Penerapan Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan Nomor 11/2020 Tentang Karantina Kesehatan  sepertinya tak berjalan atau tak berlaku di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan, Jalan Pinang Baris.

Bagaimana tidak, seratusan orang berdesak-desakan memadati kantor dinas tersebut untuk mendaftar sebagai penerima bantuan sosial, Rabu 13 Mei 2020.

Sangat disayangkan, para warga ini sudah tidak lagi memperdulikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan menggunakan masker. Mereka malah berdempet-dempetan untuk bisa mempercepat urusan mereka. Hal ini tentunya bertolak belakang dengan Perwal Nomor 11/2020.

BACA JUGA:  Geofest ke-7 di Danau Toba, Sumut Perluas Kerja Sama Internasional Antar-Geopark

Pihak kepolisian yang berada di lokasi terus mengimbau masyarakat yang datang untuk tidak berdesakan dan segera pulang setelah data diserahkan. Namun, imbauan tersebut tetap tidak dipedulikan warga.

“Jangan ada yang merapat tanpa pakai masker, segera pulang ke rumah setelah data diberikan. Hanya data saja, tidak ada penyerahan sembako di sini,” ucap petugas kepolisian menggunakan alat pengeras suara.

Erni, salah seorang warga Kecamatan Medan Sunggal yang datang ke Kantor Dinsos Medan mengatakn, ia menyerahkan fotocopy Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada petugas Dinsos agar bisa terdata dan terdaftar sebagai penerima bantuan sosial.

BACA JUGA:  Ondim Ingin Langkat Punya Kantor Imigrasi

“Informasinya begitu, pendataan ini untuk bansos yang Rp 600 ribu per bulan,” ucapnya.

Sementara, Anggota Fraksi Hanura DPRD Medan, Hendra DS sangat menyayangkan sikap warga dan Pemko Medan. Harusnya, Pemko Medan bisa menjemput bola agar tidak terjadi hal seperti itu.

“Luar biasa kacaunya, harusnya Pemko Medan jemput bola untuk pendataan bansos dengan memanfaatkan kepling sebagai ujung tombak. Kepling bisa meng-update data warganya dan mengumumkan nama penerima bansos di Kelurahan, sehingga yang belum terdata bisa juga terlihat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kerumunan yang berdesak-desakan di Kantor Dinsos Medan tersebut berpotensi memperluas penyebaran virus corona.

BACA JUGA:  Geofest ke-7 di Danau Toba, Sumut Perluas Kerja Sama Internasional Antar-Geopark

“Kita berharap kerumunan massa di Kantor Dinsos Medan tak terulang lagi. Sebab, sama saja dengan mengabaikan Perwal Karantina Kesehatan yang telah diberlakukan. Artinya, jangan kita yang buat tapi kita pula yang melanggar. Seperti tak ada manajemen untuk pendataan ini. Bahkan, kita khawatirkan yang tak menerima bantuan nanti akan menimbulkan gejolak baru,” tegas Hendra sembari menyatakan tengah menunggu data penerima bansos dari Plt Walikota Medan. (*)

Reporter : Rayyan Tarigan
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            :

Konten Terkait

Bupati Pakpak Bharat Bagikan Masker dan Hand Sanitazer Kepada Pelajar

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Kementerian ESDM Studi Kelayakan Pemanfaatan Sampah di Medan Jadi RDF

Wali Kota Binjai Hadiri Syukuran Yonarhanud 11/WBY

DPRD Medan Bentuk Pansus Peningkatan PAD dan Penertiban Aset

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pemkab Langkat Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2022

Editor Prosumut.com

DPRD Medan Harap Pemko Jadikan Medan Sebagai Kota Sehat

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara