Prosumut
Ekonomi

Rupiah Terdepresiasi 0,04 Persen

PROSUMUT – Kala pembukaan pasar spot pagi tadi, dolar AS membuat rupiah terdepresiasi 0,04% ke level Rp14.115. Semakin siang, depresiasi tersebut kian menebal hingga 0,23% ke level Rp14.145 per dolar AS.

Terkoreksi hampir di seluruh mata uang pada perdagangan spot kemarin membuat dolar AS mengamuk dan membalas dendam pada hari ini, Selasa (2/7). Alhasil, kini dolar AS berbalik menekan mayoritas mata uang di dunia, termasuk rupiah.

BACA JUGA:  Pertamina Turunkan Harga Pertamax di Wilayah Sumbagut Mulai 1 Agustus 2026

Kondisi rupiah semakin remuk tatkala harus terkoreksi di hampir seluruh mata uang, baik Asia maupun dunia. Berdasarkan pantauan, rupiah terkoreksi 0,42% terhadap dolar Australia, 0,22% terhadap euro, dan 0,27% terhadap poundsterling.

Sementara itu, di tataran Asia, rupiah juga tertekan cukup dalam oleh dolar Hongkong (-0,33%), yen (-0,25%), dolar Singapura (-0,14%), dan dolar Taiwan (-0,09%). Beruntungnya, rupiah tak sampai menjadi mata uang terlemah di Asia. Sebab, mata uang Garuda itu masih unggul tipis 0,20% terhadap baht, unggul 0,16% terhadap won, dan unggul 0,06% terhadap ringgit.

BACA JUGA:  MES Usung Ekonomi Kerakyatan Berbasis Kedelai

Sebagai informasi, sentimen damai dagang antara AS dan China yang sempat membuat aset-aset berisiko dari negara berkembang diminati oleh investor kini tak lagi ampuh. Investor telah kembali memilih dolar AS sebagai aset yang menarik untuk dikoleksi.

BACA JUGA:  Pertamina Turunkan Harga Pertamax di Wilayah Sumbagut Mulai 1 Agustus 2026

Akibatnya, aset-aset berisiko di Asia mayoritas memerah, hanya menyisakan yen (0,01%) dan dolar Hongkong (0,12%) yang mampu unggul di hadapan dolar AS.

Konten Terkait

Pertamina Sumbagut Perkuat Keandalan Distribusi Energi, Dorong Penggunaan Lebih Bijak

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Tingkatkan Ekonomi UKM, UPMI Sosialisasikan Pembuatan Bolu Tape

Hotel GranDhika Setiabudi Medan Hadirkan Paket Berbuka Puasa Bertema Gurun Sahara

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Semester I-2021, Laba Bersih BSI Naik 34,29 Persen

Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Mudah, Tak Perlu Pakai Calo

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Petani Langkat Diharap Lebih Produktif

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara