Prosumut
Polda Sumut saat paparkan kasus narkoba selama Januari-Agustus 2025 di Mapolres Langkat.
Kriminal

Penanganan Narkoba Butuh Kolaborasi Lintas Sektoral

PROSUMUT – Menekan peredaran narkoba dibutuhkan kolaborasi lintas sektoral. Terlebih, kini disinyalir pelaku menggunakan anak di bawah umur dalam operasionalnya.

Hal itu disampaikan Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, saat paparan pengungkapan kasus narkotika jajaran Polda Sumut wilayah hukum Langkat dan Binjai selama Januari-Agustus 2025 di Halaman Mapolres Langkat, Rabu 20 Agustus 2025.

“Untuk penanganan narkotika ini, tidak hanya sektoral tetapi membutuhkan kolaborasi lintas sektoral, dengan tugas fungsi maupun peran masing-masing.

Para pelaku diduga kuat menjadikan anak di bawah umur sebagai radar hidup mereka dengan memfasilitasinya alat komunikasi,” kata Calvijn.

Karenanya, sambung dia, dibutuhkan satu kerja sama erat antara satu institusi dengan kepolisian bahkan BNN dalam menangani dan menekan peredaran narkotika.

Seperti pengungkapan kasus di Langkat dan Binjai, dimana ada lima modus operandi utama yang kerap digunakan sindikat narkoba.

Contohnya, transaksi via jalur laut dan darat menggunakan kapal nelayan yang dimodifikasi.

Kemudian, gudang-gudang tersembunyi di daerah perbatasan yang disamarkan dengan aktivitas lain.

Selanjutnya, pemanfaatan media sosial dan sistem COD untuk transaksi cepat dan sulit terlacak.

Lalu, tempat hiburan malam yang secara terang-terangan menjadi arena transaksi narkoba dan penggunaan anak di bawah umur sebagai tim pantau di gerbang masuk lokasi hiburan malam dengan dilengkapi alat komunikasi.

“Ini bukan sekadar kejahatan biasa, tetapi jaringan yang rapi dan berlapis. Bahkan, sindikat tak segan menjerumuskan anak-anak sebagai ‘radar hidup’ mereka,” sebut Calvijn.

Dari sejumlah pengungkapan, ada dua kasus yang paling mengejutkan, pertama, penangkapan kapal nelayan di perairan Langkat dengan muatan 190 kilogram sabu-sabu.

Barang haram itu disembunyikan dengan cara memodifikasi lambung kapal, sehingga nyaris tak terlihat. Polisi bahkan harus berjibaku 6 jam di laut sebelum berhasil mengamankan kapal tersebut.

Kasus kedua, terbongkarnya tiga tempat hiburan malam di Langkat dan Binjai yang beroperasi sebagai pusat transaksi narkoba.

Ironisnya, pengelola dan pelayan terlibat langsung dengan menawarkan paket narkoba secara terbuka kepada pengunjung. Bahkan polisi juga menemukan gubuk-gubuk rahasia di sekitar lokasi yang dijadikan tempat mengonsumsi barang haram.

“Fakta ini sedang kita dalami, apakah gubuk-gubuk tersebut terhubung dengan pemilik hiburan malam atau ada jaringan lain yang mengendalikannya,” ungkap Calvijn didampingi Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, sebelumnya menjelaskan Poldasu bersama Polres Langkat dan Binjai mengungkap 429 kasus narkotika sepanjang periode 1 Januari hingga 19 Agustus 2025.

“Total kasus dan tersangka itu, diamankan oleh Polda Sumut, Polres Langkat dan Polres Binjai yakni 429 kasus dengan jumlah tersangka 534 orang,” ujar Kombes Pol Ferry.

Selain itu, sebut Kabid Humas, ada 206 Kg sabu, 70 ribu ekstasi, 9 ribu lebih happy five (H5), kokain 170 gram dan ganja disita.

Sedangkan estimasi jiwa berhasil diselamatkan, sambung Kabid Humas, sebanyak 1.533.564 jiwa dan estimasi nilai yang berhasil diselamatkan adalah Rp 298.361.400.000.

“Estimasi jiwa berhasil diselamatkan sebanyak 1.533.564 jiwa dan estimasi nilai berhasil diselamatkan adalah Rp 298.361.400.000,” beber dia.

Pemberantasan narkoba, urai dia, bukan sekadar operasi biasa, melainkan agenda nasional yang telah ditegaskan Presiden Prabowo Subianto dalam program Asta Cita, khususnya poin ketujuh: pencegahan dan pemberantasan korupsi, narkoba, perjudian, dan penyelundupan.

“Ini sejalan dengan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memerintahkan seluruh jajaran untuk berperang tanpa henti melawan narkoba, dari hulu hingga hilir, baik dari sisi supply maupun demand. Polda Sumut membuktikan komitmen itu,” ujar Ferry. (*)

Reporter: Jie

Editor: M Idris

Konten Terkait

Kabarnya Orang Dekat Hakim PN Medan Diamankan, Ini Kata Kapolda

Editor prosumut.com

Dor! Pelaku Begal Underpass Titi Kuning Ditembak Mati

Editor prosumut.com

Sopir Online Korban Begal di Binjai

valdesz

Jukir Pemeras Wanita dan Tendang Sepeda Motor Diciduk

admin2@prosumut

Viral Video Diduga Aksi Perampokan di Perumahan Istana Katamso

Editor Prosumut.com

Dua Tahun Tersangka tak Ditangkap, Korban Pencurian Mengadu ke Polda Sumut

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara