Prosumut
Umum

Hilang Sejak 9 Juli 2019, Orang Tua Wahyu Mohon Bantuan

PROSUMUT – Wahyu Pratama, pelajar usia 15 tahun disebutkan tidak pulang ke rumah orang tuanya di Dusun IV Pasiran Keramat Desa Air Hitam Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat Sumatera Utara sejak 9 Juli 2019.

Pelajar yang masih mengenyam bangku kelas 7 di SMPN 2 Langkat Indah ini kabur dari rumah yang ke 11 kalinya.

Kali ini, sang ayah masih terus berusaha mencari anaknya itu. Sebab sudah 10 kali sebelumnya anak semata wayang pasangan dari Agus Sudarsono (51) dan Aminah (60) sempat kabur dari rumah.

Bahkan sampai ke Aceh Tamiang. “Firasat kita di rumah orang,” kata sang ayah di rumah pribadi Ketua DPRD Binjai Jalan Sei Bangkatan Kelurahan Tanah Seribu Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai Sumatera Utara, Selasa 20 Agustus 2019.

BACA JUGA:  Sambut Iduladha 1447 H, PLN UP2B Sumbagut Perkuat Keandalan Sistem melalui Pemeliharaan Prodatel di GITET Simangkuk-Sarulla

Menurut informasi, pada 9 Juli 2019 pagi, Wahyu masih bersama ibunya. Saat itu, katanya, sang anak meminta uang Rp5 ribu kepada ibunya.

Lalu Wahyu meninggalkan rumah dengan menumpangi sepeda gunung dan membawa telepon genggam. Wahyu juga mengenakan kaus warna hitam dan celana pendek jeans.

“Hp dan sepeda gunung baru saya beli juga itu sekitar 10 hari lalu sebelum hilang,” tambahnya.

BACA JUGA:  Sambut Iduladha 1447 H, PLN UP2B Sumbagut Perkuat Keandalan Sistem melalui Pemeliharaan Prodatel di GITET Simangkuk-Sarulla

Saat mencari sampai ke Aceh Tamiang, ia terkenang pernah diberhentikan laju sepeda motornya. Saat itu Polantas sedang melakukan razia. Ketepatan dirinya tak memakai helem dan surat-surat kendaraan bermotor tidak lengkap.

Singkat cerita, Polantas itupun tak menilangnya dan menyilakan dirinya lewat. Bahkan dirinya juga diberi uang sebesar Rp50 ribu dari Polantas tersebut.

“Kalau keadaannya sehat jasmani dan rohani. Memang sebelum pergi dari rumah, terlihat bingung. Habis itu rajin kali. Kalau sudah rajin gini, ada keinginannya mau pergi,” ujarnya.

Yang ke 11 kali ini, katanya, merupakan paling lama dan sulit ditemukan. “Kalau sebelum-sebelumnya, biasanya 3 hari dapat ditemukan lagi. Ini yang paling lama,” sebut Agus.

BACA JUGA:  Sambut Iduladha 1447 H, PLN UP2B Sumbagut Perkuat Keandalan Sistem melalui Pemeliharaan Prodatel di GITET Simangkuk-Sarulla

Jika ditanya lanjut Agus, anaknya enggan bicara. Hanya kepada ibunya saja mengaku ingin jalan-jalan. “Ada indera keenamnya anak ini,” klaim Agus.

Dirinya pun mengakui jika sang istri saat ini bersedih dan tak berhenti menangis kala melihat kamar yang terpasang foto anaknya.

“Saya sudah tengok ke orang pintar juga, jawabannya masih simpang siur. Kepada masyarakat bagi yang melihat harap menghubungi nomor 0823-6647-2759,” tutupnya. (*)

Konten Terkait

43 Tewas, 584 Luka-luka dan 2 Orang Hilang

Ridwan Syamsuri

Tinggal Sebatang Kara, Rumah Nenek Ini Ludes Terbakar

Diduga Korupsi, Kepala Dinkes Medan Didemo

OJK: Pertumbuhan Industri Jasa Keuangan Sumut Terjaga dengan Baik

Seratusan Rumah dan 2 Masjid Rusak Diterjang Puting Beliung

admin2@prosumut

Oknum DPRD Medan Tanam Benih dengan Cewek Kisaran; Walau Kesal, Risma Wati Beber Kenangan Pacaran

Ridwan Syamsuri
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara