PROSUMUT — Pemerintah Kota Medan kembali menggelar Ramadan Fair XX mulai 25 Februari hingga 16 Maret 2026 di Taman Sri Deli, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Medan Kota. Turut dihelat Harmoni Imlek 2026 pada 21 Februari 2026 di kawasan Jalan Kesawan, Kecamatan Medan Barat.
Kedua agenda tahunan ini dibahas dalam rapat persiapan yang dipimpin Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, di ruang Rapat III Balai Kota Medan, Kamis (19/2). Rapat turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, serta para camat se-Kota Medan.
Dalam arahannya, Zakiyuddin menegaskan agar Ramadan Fair dan Harmoni Imlek tidak sekadar menjadi seremoni rutin, melainkan harus memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan warga yang menikmati kegiatan tersebut.
“Jangan sampai minat masyarakat menurun karena tarif parkir yang mahal serta harga makanan tenant yang tidak terjangkau. Ini harus diatur dengan baik agar masyarakat nyaman berkunjung,” tegasnya.
Ia meminta konsep Ramadan Fair tahun ini dikemas lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, baik dari sisi tata kelola, kenyamanan pengunjung, hingga kualitas tenant. Proses seleksi pelaku usaha kuliner diminta dilakukan secara ketat dengan mengutamakan cita rasa dan kelayakan produk.
Menurutnya, kualitas makanan menjadi kunci utama untuk menarik kunjungan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat nuansa religius dengan melibatkan qori-qoriah terbaik Kota Medan agar atmosfer Ramadan lebih terasa.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Andi Yudistira, menjelaskan Ramadan Fair XX akan menghadirkan stand bazar kuliner UMKM dan bazar kriya dari 21 kecamatan. Stand kriya tersebut akan memperebutkan Piala Ketua Dekranasda Kota Medan, Airin. Kegiatan turut diisi dengan peringatan Nuzulul Qur’an, tausiah Ramadan, buka puasa bersama anak yatim dan dhuafa, serta berbagai kompetisi religi seperti pildacil, tahfiz surat pendek, dan lomba adzan.
Sedangkan Harmoni Imlek 2026, Andi menyebutkan kegiatan akan dimulai pukul 21.00 WIB atau setelah Salat Tarawih, mengingat tahun ini perayaan tersebut bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Kegiatan akan digelar di depan kantor PT Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (Lonsum) dan dirangkaikan dengan Car Free Night (CFN) yang rutin digelar setiap akhir pekan.
Harmoni Imlek akan menampilkan Oriental Dance, Barongsai Performance, Kecapi Performance, bazar kuliner dan kriya, serta pembagian kue bakul kepada pengunjung.
Zakiyuddin berharap, Harmoni Imlek 2026 dapat menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat toleransi dan semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Medan.
Dengan dua agenda besar yang berdekatan ini, Pemko Medan dihadapkan pada tantangan menjaga kualitas pelaksanaan, pengendalian harga, serta memastikan manfaat ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat luas — bukan sekadar euforia tahunan. (*)
Penulis: Pran Hasibuan
Teks: Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap diabadikan bersama OPD terkait usai rapat pematangan pelaksanaan Ramadan Fair XX dan Harmoni Imlek 2026 di balai kota pada Kamis (19/2). Istimewa


