Prosumut
Kriminal

Mobil Vendor Pengisian ATM Dirampok, Uang Tunai Rp400 Juta Dibawa Kabur

PROSUMUT – Sebuah mobil vendor pengisian ATM plat B 1005 SKV dirampok di depan Swalayan Irian Market, Jalan Pasar Merah Simpang Bahagia, Kecamatan Medan Kota, Kamis (1/8) siang. Akibatnya uang tunai berjumlah kurang lebih Rp 400 juta rupiah, berhasil dibawa kabur oleh kawanan perampok.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dilokasi kejadian, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.14 WIB. Saat itu petugas vendor, baru saja mengambil uang setoran yang disimpan dalam karung goni dari gudang barang Swalayan Irian Market.

BACA JUGA:  Dugaan Distribusi BBM Ilegal di Ujung Batu, Warga Minta Polisi Tindak Pelaku

Namun, saat hendak memasukkan karung goni uang tersebut ke dalam mobil, pelaku yang ditaksir berjumlah dua orang, dengan sepeda motor menghampiri mobil vendor tersebut. Disaat petugas vendor lengah, saat hendak membuka kunci mobil, karung goni berisi uang itu pun dirampas.

“Kejadiannya cepat sekali, hanya beberapa detik,” ungkap seorang petugas Security Swalayan, Samanudi kepada wartawan.

Akibatnya, aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi. Namun, kedua perampok tersebut, dengan gesit, dapat melarikan diri kearah Jalan Sisingamangaraja.

BACA JUGA:  Dugaan Distribusi BBM Ilegal di Ujung Batu, Warga Minta Polisi Tindak Pelaku

Sementara itu, Adin, seorang petugas Vendor tersebut, mengakui, dari pengamatan CCTV, jika pihaknya memang telah diikuti oleh pelaku. Ia menyebutkan, kedua pelaku juga tidak dilengkapi dengan senjata.

“Perampokan ini terjadi saat sedang akan melakukan pengamanan (uang) kedalam brankas,” jelasnya.

Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani yang ditemui dilokasi kejadian, mengatakan, bahwasanya mobil vendor itu memang baru saja mengambil uang dari pihak swalayan untuk distorkan ke Bank BCA.

“Jadi memang kebiasaan rutin mereka mengambil uang dari gudang Irian Market ini untuk disetorkan ke BCA. Saat hendak disetorkan uang sebanyak Rp 400Juta yang ada didalam goni dirampok oleh dua orang dan langsung kabur,” terangnya.

BACA JUGA:  Dugaan Distribusi BBM Ilegal di Ujung Batu, Warga Minta Polisi Tindak Pelaku

Revi mengaku, sampai saat ini pihaknya masih melakukan olah TKP sekaligus memeriksa sejumlah saksi. Revi juga menyatakan, bahwa saat kejadian, mobil vendor itu juga mendapatkan pengawalan dari petugas keamanan.

“Yang mengawal ada. Jumlahnya ada tiga orang. Ini masih kita selidiki lebih lanjut kejadiannya,” pungkasnya. (*)

Konten Terkait

Sudah Setahun, Karyawan Kebun Ini Nyambi Jual Sabu

admin2@prosumut

Polisi Kembali Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Hakim Jamaluddin, 77 Adegan Diperagakan

Editor prosumut.com

Kurir Ini Simpan 5 Bungkus Sabu di Paha

Editor prosumut.com

Dua Jambret Bonyok Dihajar Massa di Jalan Selam

Editor prosumut.com

Akibat Dianiaya Terdakwa, Ustazd Nursarianto Tak Bisa Berdakwah

Ridwan Syamsuri

Dituduh Remas Payudara, Warga Jalan Karsa Dalam Tewas Dimassa

Ridwan Syamsuri
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara