Prosumut
PemerintahanPendidikan

Antisipasi Coret-coret dan Konvoi, Siswa SMP Tidak Gunakan Seragam Putih

PROSUMUT – Mencegah euforia berlebihan usai pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), siswa SMP tidak diperkenankan menggunakan seragam putih pada hari terakhir ujian.

Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SMP Dinas Pendidikan Medan, Supri Harahap mengaku, pihaknya sudah menghimbau kepada sekolah dan juga disampaikan surat edaran. Bahwasanya, kebiasan-kebiasaan buruk jangan diteruskan.

BACA JUGA:  Sofyan Tan Soroti Ketimpangan Target APK dan KIP Kuliah, Usul Tambahan Rp5 Triliun

“Tidak ada aksi coret-coretan dan konvoi di jalan, kita sudah ingatkan dan himbau kepada pihak sekolah. Makanya, untuk hari terakhir UN (hari ini, red) disarankan tidak menggunakan seragam putih. Siswa harus menggunakan seragam pramuka semua,” ujarnya, Kamis 25 April 2019.

BACA JUGA:  Gebyar Pajak Bapenda Sumut Tidak Pernah Dibahas saat RAPBD

Kata Supri, himbauan tersebut tidak hanya sebatas SMP negeri saja. Akan tetapi, SMP swasta juga demikian. Selain itu, pihak sekolah dapat membangun kesadaran para muridnya terhadap kebiasaan-kebiasaan yang tidak bermanfaat.

BACA JUGA:  Gebyar Pajak Bapenda Sumut Tidak Pernah Dibahas saat RAPBD

“Sekolah harus membangun kesadaran para murid bahwa coret-coret dan konvoi merupakan kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan,” tukasnya. (*)

Konten Terkait

Beda dengan UN, TKA Tidak Wajib dan Bukan Penentu Kelulusan

Editor prosumut.com

DPRD Deliserdang Sahkan Ranperda P-APBD 2020

admin2@prosumut

Sensus Penduduk 2020, Asahan 5 Terbesar Jumlah Penduduk di Sumut

Editor Prosumut.com

Puskesmas Tanggungjawabi Kesehatan Desa dan Kecamatan

Editor prosumut.com

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Penghubung Lagan-Pagindar

Editor prosumut.com

Kunker ke SD Negeri Perumnas Simalingkar, Sofyan Tan: Tidak Putus Asa dengan Kemiskinan

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara