Prosumut
HukumPemerintahan

20 Terpidana Mati Menunggu Dieksekusi

PROSUMUT – Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Sumut, mendata sebanyak 20 terpidana mati menanti untuk di eksekusi. Namun eksekusi belum bisa dilaksakan, sampai berkekuatan hukum tetap (inkrah).

“Kami mendata ada 20 orang terpidana mati menunggu dieksekusi. Untuk eksekusinya, kejaksaan yang berhak mengeksekusi,” ucap Humas Kemenkumham Sumut, Josua Ginting, Rabu (10/4).

Josua mengatakan, Kemenkumham Sumut tidak bisa memastikan kapan ke 20 terpidana mati tersebut akan di eksekusi. Sebab menurutnya, terpidana mati tersebut masih ada yang melakukan upaya banding, kasasi, peninjauan kembali (PK) maupun grasi.

BACA JUGA:  Rico Waas dan Zakiyuddin Kompak di Ruang Publik

“Mereka kan ada yang banding. Tapi bila sudah inkrah, baru bisa dilaksanakan hukuman mati. Silakan tanya ke Kejaksaan kalau itu,” ujarnya.

Disinggung nama-nama ke 20 terpidana mati tersebut, Josua mengaku tidak mengatahuinya. Hanya saja kata dia, mereka di tahan di Lapas Tanjunggusta Medan.

“Kalau hukumannya 5, 10 tahun penahannya di Rutan (Tanjunggusta). Tapi kalau hukuman mati dan sudah inkrah, ditahan di Lapas Tanjunggusta. Apalagi Lapas kita inikan sudah overload (kelebihan kapasitas), jadi sementara disitu dululah,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Rico Waas dan Zakiyuddin Kompak di Ruang Publik

Terpisah, Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian menyatakan penyebab para terpidana mati ini masih belum dieksekusi lantaran kasusnya masih berjalan.

“Jadi ini data yang belum diekseskusi masih karena masih menunggu putusan inkracht ini yang ada di wilkum Kejati Sumut. Alasannya berbeda-beda, tapi kebanyakan ada yang mengajukan upaya hukum baik banding, kasasi, PK hingga Grasi itu yang membuat belum bisa dieksekusi,” katanya.

BACA JUGA:  Rico Waas dan Zakiyuddin Kompak di Ruang Publik

Sumanggar menjelaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan Mahkamah Agung, Kemenkumham dan Kepolisian yang memiliki peran untuk bisa melakukan eksekusi.

“Harus berkoordinasi dengan pihak MA, Kemenkumham dan Kepolisian. Kalau nantinya sudah ada putusan dari Mahkamah Agung pasti kita eksekusi sesuai dengan kesepakatan penegak hukum lainnya,” jelasnya. (*)

Konten Terkait

Komisi I DPRD Medan Minta Evaluasi SK Kepling 2 Pusat Pasar

Editor prosumut.com

Zakat Memiliki Potensi Besar Membantu Perekonomian Umat

Editor Prosumut.com

Pemko Perpanjang Izin Pinjam Pakai Terminal Aksara

Editor prosumut.com

4 Qoriah Langkat Wakili Sumut ke MTQ Nasional Mahasiswa

Editor prosumut.com

Mantan Kapolsek Medan Barat Resmi Pimpin Polres Humbahas

Editor Prosumut.com

Sekda Langkat Harap Penanggulangan Bencana Ditangani Baik dan Professional

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara