PROSUMUT —Penguatan peran kader PKK serta evaluasi pelaksanaan program pemberdayaan keluarga di daerah menjadi perhatian, selain terus membina desa-desa unggulan guna dijadikan sebagai percontohan.
Sejatinya, hal itu menjadi poin penting menurut Ketua TP PKK Kabupaten Langkat, Ny Endang Kurniasih Syah Afandin, dihadapan Rukyat selaku Ketua Tim Supervisi Desa/Kelurahan TP PKK Provinsi Sumatera Utara yang melakukan lawatan kerja ke Kabupaten Langkat, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Selasa (7/4/2026).
Bahkan, Endang Afandin menegaskan komitmen TP PKK Langkat dalam membina desa-desa unggulan sebagai percontohan. Sesuai acuan SK Bupati Nomor 400-02/K/2026 tentang penetapan desa binaan dalam rangka HKG PKK Tahun 2026. Bahkan, sejumlah desa telah ditetapkan sebagai lokus pembinaan, yakni Desa Sukadamai Kecamatan Hinai untuk kategori tertib administrasi PKK, Desa Pantai Gemi Kecamatan Stabat untuk PAAR, Desa Lubuk Kertang Kecamatan Berandan Barat untuk UP2K, Desa Perdamaian Kecamatan Binjai untuk Aku Hatinya PKK, serta desa dan kelurahan se-Kecamatan Selesai untuk IVA Test.
“Momentum supervisi ini harus kita manfaatkan untuk berdiskusi, berbenah, serta menambah pengetahuan guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program di masing-masing wilayah,” jelas Endang.
Ditekankan dia, program PKK merupakan salah satu instrumen strategis meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai aspek kehidupan, khususnya di tingkat desa.
Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rudi Kinandung, mewakili Bupati Langkat Syah Afandin, mengapresiasi perhatian dan dukungan TP PKK Provinsi Sumatera Utara dalam pembinaan gerakan PKK di Kabupaten Langkat. “Lomba ini rutin kita laksanakan, sebagai tolok ukur keberhasilan TP PKK desa dan kelurahan dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat,” ucap Rudi didampingi Wakil Ketua TP PKK Langkat Rina Marpaung dan Kadis PMD Robby Deritawan Sitepu.
Pasalnya, urai dia, kegiatan supervisi ini merupakan bagian dari evaluasi pelaksanaan program TP PKK dalam rangka Lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026. Adapun penilaian difokuskan pada lima kategori, yakni Tertib Administrasi PKK, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Aku Hatinya PKK, serta IVA Test.
Karenanya, Rudi berharap, kehadiran tim supervisi dapat menjadi pemicu semangat bagi para kader PKK untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya di tingkat dasawisma sebagai ujung tombak pelaksanaan program di masyarakat.
Masih di kesempatan sama, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara diwakili Ketua Bidang IV PKK Provsu, Irina Kumala Nasution menyampaikan, kegiatan supervisi dilaksanakan dalam rangka memperingati HKG PKK Tahun 2026, sebagai momentum tahunan dalam memperkuat komitmen kader PKK.
Sejalan dengan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK, gerakan PKK diharapkan terus memperkuat peran kader dalam melaksanakan 10 program pokok PKK secara terpadu dan berkelanjutan. Pada peringatan HKG tahun ini, diusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita Mewujudkan Indonesia Emas 2045”.
“Pertemuan ini merupakan bagian dari metode rentang kendali PKK yang harus dilaksanakan sebagai bentuk implementasi program kerja,” tukas dia. (*)
Editor: Jie
previous post

