PROSUMUT — Pemerintah memberikan perhatian sekaligus mendukung proses rekonstruksi dan pemulihan pascabencana kepada warga korban banjir di Kabupaten Langkat. Terdapat 10 ribu paket kebutuhan dasar warga dari Presiden RI, diserahkan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri kepada Pemkab Langkat untuk disalurkan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Amril Nasution, mewakili Bupati Syah Afandin, menerima kedatangan Amran selaku Direktur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri di Rumah Dinas Bupati Langkat, Selasa (17/3/2026), sekaligus penyaluran bantuan secara simbolis kepada warga terdampak banjir.
Seperti diketahui, bantuan 10.000 paket berupa perlengkapan ibadah dan pakaian, seperti Al-Qur’an, sajadah, kain sarung, mukena, celana, jaket, kaos, kemeja, serta jilbab. Diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung proses rekonstruksi dan pemulihan pascabencana.
Amril yang didampingi Kepala Dinas Sosial Taufik Rieza, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wahyudiharto, Kepala Pelaksana BPBD M Ansyari, serta Kabag Kesra Muhammad Suhaimi, menyampaikan bahwa kondisi terkini wilayah terdampak banjir di Kabupaten Langkat dari 23 kecamatan yang ada, 16 diantaranya terdampak banjir dengan jumlah rumah warga terendam mencapai sekitar 13.000 unit.
Pada kesempatan itu, Amril menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih kepada Presiden dan Menteri Dalam Negeri atas perhatian dan bantuan diberikan. “Mewakili bupati dan seluruh masyarakat Kabupaten Langkat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dan kepedulian dari Bapak Presiden dan Bapak Mendagri. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami yang saat ini masih membutuhkan dukungan dalam masa rekonstruksi dan pemulihan pascabencana,” kata Amril.
Diyakinkan oleh Amril. Pemkab Langkat akan terus berkoordinasi memastikan bantuan tersebut disalurkan secara tepat sasaran, khususnya kepada masyarakat yang terdampak langsung.
Salah seorang perwakilan warga terdampak banjir, Muclis (42), merasa bersyukur dan doa agar bangsa Indonesia senantiasa diberkahi serta para pemimpin diberikan kesehatan dalam menjalankan amanah.
Amran menyampaikan rasa duka cita dan empati atas musibah yang menimpa masyarakat Kabupaten Langkat. Disebutkan, bantuan berupa 10.000 paket perlengkapan ibadah tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat terdampak.
“Izinkan kami menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir yang menimpa Kabupaten Langkat. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” ucap Amran. (*)
Editor: Jie

