Prosumut
Banjir merendam pemukiman warga di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.
Peristiwa

9 Kecamatan dan Ribuan Warga Terdampak Banjir di Langkat

PROSUMUT – Hujan yang terus mengguyur sebagian daerah di Sumatera Utara, mengakibatkan intensitas air terus naik serta meluapnya sungai mengelilingi Kabupaten Langkat.

Tak ayal, kondisi tersebut mengakibatkan banjir terus meluas dibeberapa titik di Negeri Bertuah.

Berdasarkan catatan sementara dari Pemkab Langkat, banjir terus meluas di 9 kecamatan yaitu Kecamatan Berandan Barat, Babalan, Sei Lepan, Tanjung Pura, Gebang, Pematang Jaya, Pangkalan Susu, Besitang, dan Padang Tualang.

“Data sementara menunjukkan sekitar 984 KK terdampak di Berandan Barat, 500 KK di Besitang, serta 4.500 jiwa di Kecamatan Gebang.

Sedangkan untuk kecamatan lain masih dalam pendataan,” kata Sekda Langkat, Amril Nasution, Kamis 27 November 2025.

Disebutkan dia, sebagai upaya penanganan, Pemkab Langkat terus berkoordinasi dengan seluruh pihak diantaranya Kodim, Polres, Polsek, Basarnas, BPBD Provinsi, serta Marinir.

“Pemerintah daerah juga menyiapkan lokasi pengungsian dan dapur umum bagi masyarakat yang harus meninggalkan rumah akibat tingginya debit air,” jelas Amril.

Untuk itu, diminta seluruh camat dan kepala desa untuk bergerak cepat, memastikan proses evakuasi warga berjalan aman. Serta, menjamin bantuan darurat tersalurkan secara tepat dan merata di puskesmas masing-masing kecamatan.

“Hingga saat ini, proses evakuasi masih berlangsung di beberapa titik yang terdampak cukup parah,” tegas Amril.

Dinas Sosial Kabupaten Langkat telah menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah posko yang ada di beberapa kecamatan. Daerah yang paling parah terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter lebih pada tahun ini di Kecamatan Besitang.

Hampir seluruh fasilitas umum terendam air termaksud Masjid Raya Besitang. Camat Besitang, Restra Yudha menjelaskan, akses komunikasi sangat terbatas.

Tak hanya itu, sinyal hanya tersedia di sekitar simpang Kecamatan Pangkalan Susu.

“Ada tiga desa dan satu kelurahan yang terdampak banjir, yaitu Desa Sekoci, Desa Bukit Kabu, Desa Kampung Lama, dan Kelurahan Pekan Besitang.

Ketinggian air mencapai lebih dari satu meter pada beberapa titik. Perkiraan jumlah warga terdampak keseluruhan sekitar 2000-an jiwa,” kata Restra.

Dia menjelaskan banjir tak hanya merendam rumah warga, melainkan juga Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Aceh hingga mengakibatkan lumpuh total karena terendam air.

“Sementara menuju ke Aceh tidak bisa dilalui masyarakat. Akses masuk Besitang terhenti di Kelurahan Kampung Lama,” jelas Restra.

Karenanya, Kecamatan Besitang telah membuka posko penanganan banjir sebagai pusat koordinasi, pendataan, dan distribusi bantuan.

Diketahui hujan deras yang mengguyur Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, beberapa hari ini membuat beberapa wilayah terendam banjir. (*)

Reporter: Jie

Editor: M Idris

Konten Terkait

Darmo Hasugian Kukuhkan Murid SMKN 1 Parlilitan Jadi Paskibraka Kecamatan

Editor prosumut.com

RS Adam Malik Canangkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM

Editor prosumut.com

Mobil Listrik Mewah Terbakar di Medan Diduga Milik Bobby Nasution

Editor prosumut.com

FWP Bagikan Daging Kurban ke Wartawan Pemprovsu

Editor prosumut.com

Soal P3K, Pj Bupati Langkat Sebut Penyelesaian tanpa Keberpihakan

Editor prosumut.com

Pria Tanpa Identitas Alami Cedera Otak Dirawat di RSUP HAM, Diduga Korban Lakalantas

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara