Prosumut
Ekonomi

Tingkatkan Investasi, Pemerintah Dorong Industri Farmasi

PROSUMUT – Pemerintah terus mendorong pendalaman struktur industri farmasi di dalam negeri melalui peningkatan investasi. Upaya ini, selain untuk menumbuhkan sektor strategis tersebut, juga diharapkan dapat memangkas defisit neraca perdagangan dan memacu ekspor.

“Salah satu langkahnya dengan pemberian insentif untuk menarik investasi. Apalagi, sebagai sektor andalan masa depan, industri farmasi terus didorong daya saingnya melalui berbagai kemudahan dan insentif berupa pengurangan pajak maupun bea masuk yang ditanggung pemerintah serta bentuk insentif lainnya,” kata Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono, Jumat (5/7).

BACA JUGA:  Trafik Data Indosat Naik Lebih dari 20 Persen Selama Mudik Lebaran 2026

Sigit mengungkapkan, industri farmasi merupakan salah satu sektor yang memiliki kinerja gemilang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Pada triwulan I 2019, industri farmasi, produk obat kimia, dan obat tradisional mampu tumbuh hingga 8,12% atau melampaui pertumbuhan ekonomi di angka 5,07%.

BACA JUGA:  Pasca Idul Fitri, Pertamina Sumbagut Jaga Keandalan Energi untuk Sektor Strategis

“Industri ini juga memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas sebesar 3,24%,” ujarnya.

Pertumbuhan industri farmasi, salah satunya dipengaruhi oleh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan nilai pasar yang besar.

BACA JUGA:  Pasca Idul Fitri, Pertamina Sumbagut Jaga Keandalan Energi untuk Sektor Strategis

Menurut Sigit, industri farmasi di sektor hulu atau produsen bahan baku perlu terus dikembangkan karena nilai tambah produk farmasi akan meningkat jika sektor hulu dan hilir terintegrasi. Selain itu, pengembangan sektor hulu bisa menjadi substitusi impor bahan baku sehingga dapat menekan defisit neraca dagang di sektor industri farmasi.(*)

Konten Terkait

Grab Harus Contoh Gojek Jamin Keselamatan Mitra dan Pengguna

Ridwan Syamsuri

Stabilisasi Harga Migor, Mendag Zulhas Ajak Dialog Petani Sawit

Editor prosumut.com

Bulog Salurkan Bantuan Pangan kepada 1,75 Juta Warga Sumut

Editor prosumut.com

Trump Tunda Kenaikan Impor China, Rupiah Menguat

Val Vasco Venedict

Pengamat Ekonomi, Pertumbuhan Ekonomi Sumut 4,65 Persen Sangat Rendah

admin2@prosumut

Tingkatkan Perekonomian dan Ciptakan Pasar Terintegrasi Lewat Revitalisasi

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara