PROSUMUT – Jalan Tol Medan-Binjai menjadi alternatif pemudik yang ingin pulang kampung dari Medan menuju Kota Binjai, Kabupaten Langkat dan Provinsi Aceh atau sebaliknya. Sabtu (8/6/2019) kemarin, merupakan puncak arus balik.
“Ada 28.079 kendaraan yang keluar dari 4 gerbang pada ruas Jalan Tol Medan-Binjai pada Sabtu,” kata Kepala Cabang Operasional Jalan Tol Medan-Binjai, Indradjana, Minggu (9/6/2019).
Jumlah kendaraan yang melintas pada H+2 Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah ini disebut sebagai puncak arus balik. Dia menjelaskan, hari pertama Idul Fitri 1440 Hijriah tercatat ada 26.977 kendaraan yang keluar dari keempat gerbang Jalan Tol Medan-Binjai.
Keempat gerbang dimaksud pada Binjai, Helvetia, Semayang dan Marelan. Hari raya kedua, menurutnya, Jalan Tol Medan-Binjai masih sebagai primadona.
Terbukti, ada 29.010 jumlah kendaraan yang melintas berdasarkan laporan harian yang diperolehnya.
“Keesokan hari atau pada H+1, jumlahnya berkurang yakni 26.231,” tambahnya.
Menurutnya, arus mudik melalui Jalan Tol Medan-Binjai ramai lancar. Bahkan, sejauh ini masih terkendali.
“Prediksi kami (hari ini) tetap dan menuju menurun, mengacu trend tahun lalu. Prediksi kami, hari ini akan posisi sama dan mulai menurun,” ucapnya.
Meski terkendali, pihaknya mengalami sejumlah kendala. Yakni pemudik banyak yang belum mengisi kartu tol mereka. Akibatnya, hal tersebut berakibat antrean kendaraan pada gerbang keluar.
“Meski gitu, kami sudah menyiapkan tim asongan untuk jemput bola. Tim asongan ini untuk stand by dan jemput bola kepada pengendara yang ingin mengisi saldo kartu tol,” katanya.(*)

