PROSUMUT – Baik dan terstrukturnya pengelolaan kependudukan, menjadi modal keberhasilan pembangunan. Karenanya, kontribusi perangkat daerah dibutuhkan.
Hal itu disampaikan Sekda Langkat, Amril Nasution, ketika Rapat Koordinasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025–2029 digelar Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB dan PPA) di Ruang Pola kantor bupati, Jumat 1 Agustus 2025.
“Pembangunan kependudukan adalah fondasi utama bagi pembangunan daerah. PJPK ini bukan hanya dokumen administratif, tapi menjadi arah strategis dalam menyusun kebijakan pembangunan berpihak kepada kesejahteraan masyarakat,” kata Amril.
Dia menambahkan, penyusunan PJPK juga sejalan dengan visi nasional untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, sebab pembangunan penduduk diarahkan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan keluarga.
“Kami berharap PJPK 2025–2029 dapat menjadi acuan bersama seluruh stakeholder dalam merancang pembangunan Langkat yang inklusif, terukur, dan berkelanjutan,” tukas dia.
Sebagai catatan, rapat dimaksud jadi bagian penting jadi upaya menyusun Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 153/2014.
Plt Kepala Dinas PPKB dan PPA, Supardi, melaporkan kalau GDPK menjadi dokumen strategis harus disusun setiap daerah.
Penyusunan PJPK, sambung dia, miliki tujuan membangun sinergi lintas sektor serta menyelaraskan berbagai program dan kegiatan berorientasi kepada lima sasaran utama pembangunan kependudukan berupa kuantitas, kualitas, mobilitas, data dan informasi, serta penataan administrasi kependudukan.
Rapat diikuti pimpinan OPD, seluruh camat, perwakilan instansi vertikal, serta berbagai stakeholder menghadirkan, Heri Pranata Satria dari BKKBN Perwakilan Provsu juga nara sumber dan Rina Wahyuni Marpaung Kepala Bappedalitbang Langkat.
Tujuannya berharap hasilkan dokumen PJPK aplikatif, berorientasi jangka panjang guna mendukung perencanaan pembangunan daerah. (*)
Reporter: Jie
Editor: M Idris
