PROSUMUT – Komisi IV DPRD Medan menyoroti pelebaran Jalan Meteorologi, Medan yang dianggarkan Dinas Perkimcikataru Kota Medan.
Sebabnya, pelebaran jalan yang berbatasan dengan Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang ini dinilai cenderung untuk kepentingan Perumahan Citraland.
Diketahui, Dinas Perkimcikataru Kota Medan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3 miliar untuk tahun 2026.
Jalan Meteorologi merupakan akses menuju Perumahan Citraland yang notabene demi kepentingan masyarakat Deli Serdang, khususnya pemilik atau penghuni perumahan tersebut.
Parahnya, saat pelebaran Jalan Meteorologi malah terjadi penyempitan drainase yang berdampak banjir ke Kota Medan.
“Ngapain dianggarkan lagi anggaran untuk menuntaskan pelebaran Jalan Meteorologi itu, karena hanya untuk kepentingan pihak perumahan.
Mereka saja tidak peduli dengan warga Medan. Terbukti mereka mempersempit drainase,” kesal Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak saat rapat evaluasi dengan Dinas Perkimcikataru Kota Medan di Gedung DPRD Medan, Senin 5 Januari 2026.
Turut hadir pada rapat, sejumlah anggota Komisi IV DPRD Medan seperti Lailatul Badri, Rommy Van Boy, El Barino Shah, Antonius Tumanggor, Iskandar Muda, dan Edwin Sugesti. Hadir juga, Kepala Dinas Perkimcikataru Kota Medan, Jhon Ester Lase bersama stafnya.
Menurut Paul, anggaran itu sebaiknya untuk perbaikan drainase di Kota Medan guna mengatasi banjir. Dinas Perkimcikataru Kota Medan hendaknya lebih paham soal penggunaan anggaran prioritas.
“Masih banyak kebutuhan anggaran yang lebih prioritas. Kok malah pelebaran Jalan Metereologi yang diutamakan. Itu kan lebih mementingkan masyarakat tertentu ke Perumahan Citraland,” sebut Paul.
Anggota Komisi IV DPRD Medan, Lailatul Badri menyesalkan kepada Dinas Perkimcikataru Kota Medan terkait adanya pihak pemilik tanah yang belum terselesaikan dan malah pembayaran salah alamat.
“Ada pemilik tanah belum menerima ganti rugi dan bahkan ada yang terima malah orang lain. Bagaimana penyelesaian ini,” tanya Laila sembari menegaskan kepada dinas tersebut untuk segera menyelesaikan masalah itu .
Sementara itu, Kepala Dinas Perkimcikataru Kota Medan, Jhon Ester Lase mengaku bahwa penganggaran pelebaran Jalan Meteorologi sudah dimulai sejak tahun 2022.
Untuk tahun 2026 ini, hanya menyelesaikan beberapa persil yang belum tuntas. “Kita hanya menuntaskan yang belum selesai,” ujarnya. (*)
Editor: M Idris

