Prosumut
Ekonomi

Kepala BI Sumut: Perusahaan dengan Fitur Dompet Digital Diharapkan Lapor Aset

PROSUMUT – Perusahaan yang menyediakan fitur dompet digital seperti Ovo, Gopay, Link Aja, Dana dan Sakuku diminta melaporkan asetnya ke Bank Indonesia.

Hal itu dikatakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Wiwiek Sisto Widayat saat jumpa pers dengan media, Selasa 2 April 2019.

BACA JUGA:  Satgas Nataru 2025/2026 Berakhir, Pertamina Sumbagut Apresiasi Sinergi dan Pastikan Energi Tetap Mengalir

Saat ini, kata Wiwiek, pihaknya sedang membahas bagaimana perusahaan-perusahaan itu bisa melaporkan aset mereka.

“Kami sedang bahas bagaimana agar fintech ini memberikan laporan kepada kami bagaimana asetnya. Yang ada saat ini data spasial yang harus terus kami kembangkan terkait dengan digital payment ini,” katanya.

BACA JUGA:  Stabilitas Jasa Keuangan Sumut Tetap Terjaga hingga Akhir 2025

Selain itu, terkait fintech di Sumut, Wiwiek mengatakan perusahaan dompet digital itu lumayan diminati di Sumut. Bahkan BI Sumut mencarar sekira 70 persen pengguna dompet digital ada di Kota Medan.

BACA JUGA:  Texas Chicken Buka Gerai Baru di Delipark Mall Medan

Saat ini, lanjutnya, platform dompet digital yang tercatat di antaranya Ovo, Gopay, Link Aja, Dana dan Sakuku. (*)

Konten Terkait

May Day Di Tengah Pandemi, Audit Pengusaha yang PHK Buruh!

valdesz

Kerupuk Ikan Patin Spesial Hadir di Alfamidi

Editor prosumut.com

LPS Sesuaikan Tingkat Bunga Penjaminan, Jaga Stabilitas Keuangan dan Perbankan

Editor prosumut.com

UMP Sumut 2025 Naik 6,5 Persen

Editor prosumut.com

OJK Perpanjang Relaksasi Restrukturisasi Kredit Selama Setahun

Editor Prosumut.com

Mendag Lutfi: ASEAN Harus Kompak Respon Perkembangan Ekonomi Dunia

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara