Prosumut
Pemerintahan

Insentif Tenaga Medis Covi-19 Labuhanbatu Segera Dibayar

PROSUMUT – Dana insentif untuk setiap tenaga medis yang tergabung dalam tim penanganan dan pencegahan penyebaran pandemi Coronavirus Desease (Covid-19) telah masuk ke rekening kas daerah Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara.

Kini, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat tengah mempersiapkan data jumlah tenaga medis yang berhak menerima dengan penyesuaian regulasi yang ada. Diperkirakan tidak akan memakan waktu lama, tenaga medis pun akan menerima dana insentif tersebut.

Kepala Dinkes Labuhanbatu, H Kamal Ilham menjelaskan, dana insentif tersebut sebesar Rp2,4 miliar. Namun, pihaknya baru menerima sekitar 60 persen dari total anggaran atau sekitar Rp1,4 miliar.

BACA JUGA:  Krisis Tata Kelola Bayangi Kota Medan, Retorika Pembangunan Tak Lagi Tutupi Pembiaran

Guna memastikan pengucuran sesuai peruntukan, mereka tengah melakukan pendataan tenaga medis calon penerima dana insentif tersebut. Diperkirakannya, terdapat 15 puskesmas dengan masing-masing 5 tenaga medis yang akan terdaftar.

“Mereka petugas luar dan dalam. Hambatannya hari ini, kita masih mendata untuk penerimanya. Setelah disesuaikan dengan aturan dan regulasi, maka akan di SK kan data agar tidak keliru,” ujarnya, Kamis 23 Juli 2020.

Anggaran sebesar Rp2,4 miliar, sambung Kamal, merupakan pembiayaan yang tergabung dengan managemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat. Untuk itu, perlu dilakukan pendataan yang cermat dengan memandang regulasi yang berlaku.

BACA JUGA:  Dua Iwan Diduga Dominasi Proyek di Balai Kota Medan

Menurut Kepala Dinkes Labuhanbatu itu, pendataan dan pencermatan sangat perlu dilakukan agar tidak terjadi permasalahan, terlebih anggaran yang ada tidak mutlak keseluruhannya untuk tenaga medis yang bernaung dibawah dinas kesehatan saja.

“Semoga cepat selesai dan tepat sasarannya. Jadi, kami harap semua bersabar, ini masih proses pembuatan surat keputusan berapa jumlahnya dan siapa-siapa saja itu tenaga medisnya,” terang H Kamal Ilham.

BACA JUGA:  Dugaan Dua Iwan Monopoli Proyek Setdako Medan, KPPU: Pola Kemenangan Berulang Layak Dikaji

Sementara, Humas RSUD Rantauprapat, Doni Simamora dihubungi mengaku kurang memahami hal itu. “Kurang paham saya kalau mengenai itu, apakah sudah turun atau belum,” akunya.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Labuhanbatu, Rajid Yuliawan menerangkan, dana insentif untuk tenaga medis itu, diperkirakannya masuk ke kas daerah.

“Ke kas daerah itu, biasanya OPD akan mengajukan kebutuhan anggarannya,” jelasnya. (*)

 

Reporter : Hendro Syahputra Nasution
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            :

Konten Terkait

Oktober 2019, 122 Desa di Sergai Gelar Pilkades

Ridwan Syamsuri

Bupati Langkat Sambut Kunjungan Pejabat Kemensos RI

Editor prosumut.com

Bobby Nasution dan Dirut RSUP HAM Resmikan Sentra Vaksinasi Covid-19

Editor prosumut.com

Pandemi Covid-19, Program KB di Sumut Tertunda

Editor Prosumut.com

Pesta Budaya Oang-Oang Masuk Calender Of Even Danau Toba 2022

Editor prosumut.com

Akhyar Ikut Donor Darah di Kampung Sejahtera

Editor Prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara