Prosumut
Ekonomi

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Karet 98.160 Ton

PROSUMUT – Guna menjaga harga karet di pasar dunia, Indonesia kini memulai program pengurangan ekspor karet mentah.

Mulai hari ini pemerintah mengurangi ekspor karet sebanyak 98.160 ton.

Selain Indonesia, Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BP3) Kementerian Perdagangan Kasan Muhri negara anggota International Tripartite Rubber Council (ITRC) lain, yakni Malaysia dan Thailand juga melakukan hal yang sama.

BACA JUGA:  Pertamina Sumbagut Pastikan Pasokan Energi Tetap Terjaga Sepanjang Ramadan dan Idul Fitri 2026

“Total volume ekspor karet alam yang dikurangi oleh ketiga negara mencapai 240.000 ton. Malaysia sepakat untuk membatasi ekspornya 15.600 ton, sedangkanThailand sebanyak 126.240 ton,” katanya dikutip dari Bisnis.com, Senin 1 April 2019.

Untuk Indonesia dan Malaysia, kata dia, skema ini mulai dilakukan pada 1 April—31 Juli 2019.

BACA JUGA:  Pertamina Sumbagut Tambah 3,2 Juta Tabung, Perkuat Pasokan LPG Jelang Idul Fitri 2026

“Sementara Thailand mulai 20 Mei—20 September 2019, karena negara itu saat ini sedang melalui proses pemilu,” tambahnya.

Kebijakan itu, kata dia, diharapkan dapat memperbaiki harga karet alam dunia.

“Harga karet alam hampir menyentuh US$1,21/kg pada November 2018. Namun, setelah pertemuan ITRC pada 12—13 Desember 2018 di Putrajaya, Malaysia, harga karet alam menunjukkan tren positif dengan kenaikan hampir 5 persen,” jelasnya.

BACA JUGA:  Central Mega Kencana Pertegas Good Governance sebagai Fondasi Utama Bisnis Perhiasan Berintegritas

Kasan menjelaskan, dalam memberlakukan kebijakan itu, pemerintah menerbitkan Keputusan Menteri Perdagangan No. 779/2019 untuk menyatakan penugasan kepada Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) sebagai pelaksana AETS.

Konten Terkait

Stabilisasi Harga Migor, Mendag Zulhas Ajak Dialog Petani Sawit

Editor prosumut.com

Klaim Pertamina Terkait Stok BBM Aman di Medan Jangan hanya Omong Saja

Editor prosumut.com

Bulog Sumut: Stok Beras dan Gula Aman Hingga Lebaran

Editor prosumut.com

Juli Ini, Sumut Masih Berpeluang Deflasi

admin2@prosumut

Sambut Nataru 2021 di Langkat: Sembako Cukup, Ini Harganya

Editor Prosumut.com

Pajak Progresif Tanah Tunggu Waktu, Aturannya Segera Disiapkan

valdesz
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara