Prosumut
Ekonomi

UMKM Dapat Subsidi, Saham Naik Namun Rupiah Turun

PROSUMUT – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini berhasil menguat dan ditutup diatas level psikologis 5.200. Tepatnya, IHSG ditutup naik 0.83 persen di level 5.233,45.

“Kinerja IHSG membaik dimotori oleh saham-saham sektor perbankan. Kinerja saham sektor perbankan naik seiring dengan optimisme perbaikan kondisi ekonomi global yang menjadi pemicu membaiknya kinerja saham perbankan,” kata pengamat ekonomi Sumut Gunawan Benjamin, Rabu 12 Agustus 2020.

BACA JUGA:  Indosat Catat Pertumbuhan Laba Bersih Bersih 12,2 Persen pada 2025

Gunawan menilai, saham perbankan yang membaik tidak terlepas dari kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang akan memberikan subsidi bunga 3 persen hingga 6 persen kepada UMKM. Kebijakan tersebut memicu pemulihan pada saham sektor perbankan yang menjadi agen intermediasinya.

Di sisi lain, penguatan saham pada hari ini juga dipicu oleh klaim vaksin dari Rusia yang membuat pasar kembali optimis akan adanya harapan akan pemulihan ekonomi.

BACA JUGA:  Pertamina Sumbagut Bekali UMKM Binaan dengan Pelatihan Fotografi Produk

Covid-19 selama ini dinilai sebagai akar masalah buruknya kinerja ekonomi dunia dimana ada banyak Negara yang masuk jurang resesi. Dan, sentimen negatif tersebutlah perlahan terkikis setelah Rusia mengklam telah menemukan vaksinnya.

“Namun, mata uang rupiah pada perdagangan hari ini justru mengalami pelemahan. Rupiah ditutup melemah di level 14.760 per US Dolar setelah indeks US Dolar belakangan ini mengalami kenaikan. US Dolar bahkan lebih menarik dibandingkan emas sejauh ini. Meskipun, tren penguatan US Dolar belum bisa dipastikan akan berlanjut dalam jangka panjang,” pungkasnya. (*)

BACA JUGA:  Indosat Catat Pertumbuhan Laba Bersih Bersih 12,2 Persen pada 2025

 

Reporter : Rayyan Tarigan
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Telkomsel Enterprise Solution Day 2023, Akselerasikan Transformasi Digital Dukung Revolusi Industri

Editor prosumut.com

Efek Kebijakan Cegah Covid-19, Uang Pecahan Tak Tersedia

admin2@prosumut

Pasar Modal Berperan dalam Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi

Editor Prosumut.com

BPJS Menunggak Utang Rp9,1 T, Menkeu Ogah Bayar Penuh

Editor prosumut.com

Ada Rp17 Triliun Uang Tidak Layak Edar di Sumut

Editor prosumut.com

Jelang Nataru 2024/2025, Pj Gubsu Bersama Pinwil Bulog Sumut yang Baru Cek Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara