Prosumut
Politik

Pilkada Serentak Tetap Dengan Protokol Kesehatan

PROSUMUT – KPU Binjai menyatakan siap menggelar Pilkada Binjai di tengah Pandemi Covid-19. Itu merupakan lanjutan rapat pemerintah pusat, DPR dan KPU RI.

Ditambah lagi memasuki tahapan new normal. Namun, tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan. Dalam RDP Komisi II DPR RI dengan Kemendagri, KPU dan Bawaslu disepakati hari H pemungutan suara pada 9 Desember 2020.

Ketua KPU Binjai, Zulfan Effendi mengatakan, pihaknya hanya bisa menunggu petunjuk secara berjenjang dari KPU RI dan Sumut untuk tahapan Pilkada selanjutnya. Menurutnya, pihaknya sedang menyiapkan tahapan selanjutnya dengan tetap mengedepankan tata cara protokol kesehatan.

“Saat ini menunggu PKPU, program dan tahapan hasil RDP dari pusat mereka rapat bersama antara. Paling dekat persiapan pelantikan PPS, Pemutakhiran Data Pemilih. PPS harusnya dilantik Maret lalu, tertunda tiga bulan,” katanya, Kamis 4 Juni 2020.

Katanya, teknis pelaksanaan tersebut KPU Kota Binjai menunggu PKPU terkait tahapan dan jadwal pelaksanaan Pilkada di Desember 2020 yang merujuk berdasarkan Perppu 2 tahun 2020. KPU juga akan menunggu petunjuk teknis dari KPU RI terkait penambahan anggaran untuk APD yang dibutuhkan.

Sekretaris KPU Binjai, Syariful Azmi menambahkan terkait anggaran pelaksanaan pemilu di massa Covid-19 perlu terjadi pembahasan, perencanaan tambahan untuk Alat Pelindung Diri (APD). Meski demikian, pihaknya masih menunggu arahan dari KPU RI.

Jika harus mengedepankan protokol kesehatan dalam pemilu, menurutnya, diperlukan anggaran untuk APD, masker, seperangkat alat kebersihan, cairan disinfektan, handsanitizer, sarung tangan, atau hingga face shield. Dengan begitu bisa dibilang pemilu massa Covid-19 berpotensi terjadi ‘pembengkakan’ anggaran tambahan.

“Bilik suara dan APD juga kami pertanyaan nanti di rapat daring bersama. Inikan pilkada serentak jadi semua APD ya perlu serentak. Anggaran apa dari pemerintah daerah atau seperti apa. Covid-19 ini berpotensi tambahan anggaran jadi berlebih dari kondisi normal sebelumnya. Problem di kita belum ada arahan dari pusat soal tambahan APD itu,” jelasnya. (*)

 

Reporter : Muhammad Akbar
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            :

Konten Terkait

Tetapkan Bupati dan Wali Kota Terpilih, KPU Sumut Tunggu Putusan MK

Editor prosumut.com

PKS Sebut Akhyar Paling Memahami Kota Medan

Editor prosumut.com

Ujian Penyelenggara Pemilu Tingkat Desa/Keluarahan di Sergai Diikuti 1.394 Calon

Editor prosumut.com

Belum Diatur, Bapaslon Positif Covid-19 Boleh Daftar

admin2@prosumut

KPU Sumut Gelar Rakor Persiapan Penyelesaian Sengketa Pilkada 2024

Editor prosumut.com

Manuver AHY & Kenangan ‘Play Victim’

Val Vasco Venedict
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara