Prosumut
Kesehatan

Tips Pembuatan Hand Sanitizer dan Disinfektan

PROSUMUT – Mengantisipasi kelangkaan dan mahalnya hand sanitizer serta disinfektan dalam upaya mencegah virus corona (Covid-19), Dinas Kesehatan Sumut memberikan tips pembuatan kedua barang tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan berdasarkan surat edaran BPOM Nomor KP.11.01.2.83.03.20.14, tentang pembuatan hand sanitizer dalam upaya mencegah virus corona yaitu bahan-bahan dari etanol 96 persen, gliserol 98 persen, hidrogen peroksida 3 persen dan air steril atau aquadest.

“Alat digunakan, gelas ukur 1000 mL, becker glass, gelas ukur 50 mL, gelas ukur 25 mL, batang pengaduk dan botol kaca,” kata dr Alwi Mujahit Hasibuan kepada wartawan, Jumat 20 Maret 2020.

Ia mengatakan sejumlah 833 mL etanol 96 persen dimasukan kedalam gelas ukur 1000 mL. Tambahkan 41,7 mL hidrogen peroksida 3 persen kedalam gelas ukur berisi etanol tersebut. Selanjutnya tambahkan 14,5 mL gliserol 98 persen menggunakan gelas ukur dan pastikan sisa gliserol tidak tertinggal dengan cara membilasnya dengan air.

Tambahkan air hingga 1000 mL, aduk hingga homogen. Pindahkan campuran ke dalam botol kaca bersih. Simpan selama 72 jam untuk memastikan tidak ada kontaminasi organisme dari wadah botol. “Dan hand sanitizer siap digunakan,” ujarnya.

Sedangkan panduan pencegahan penularan Covid-19 di tempat dan fasilitas umum dari Kementerian Kesehatan RI Direktorat jenderal kesehatan masyarakat Direktorat kesehatan lingkungan 2020 dengan menggunakan desinfektan antara lain.

Panduan alat yaitu ULV (Cold fogger, Mist blower, DAF 3000), sprayer (elektrik dan manual), lap flanel/kain microfiber/mop, kelistrikan, alat pelindung diri (APD) seperti masker N95, sarung tangan, pakaian pelindung, kacamata google, dan lainnya.

Bahan desinfektan yang dapat digunakan antara lain larutan pemutih, zat aktif hipoklorit, takaran 30 mL (2 sendok makan) per 1 L air, contoh merk dagang bayclin, soklin pemutih, proklin, prokleen dan lainnya. Larutan klorin, zat aktif hipoklorit, takaran untuk APD konsentrasi minimal 3 persen.

Untuk ruangan konsentrasi minimal 6 persen, contoh merk dagang kaporit bubuk, kaporit padat, kaporit tablet dan lainnya.

Karbol/lysol, zat aktif Fenol, takaran 30 mL (2 sendok makan) per 1 L air, contoh merk dagang wipol, supersol, bebek karbol wangi, SOS karbol wangi, dan lainnya.

Pembersih lantai, zat aktif benzalkonium klorida, takaran 1 tutup botol per 5 L air, contoh merk dagang super pell, soklin pembersih lantai, SOS pembersih lantai, harpic, dettol floor cleaner, dan lainnya.

Desinfektan diamin, zat aktif N-(3 aminopropyl)-N-dodecylpropane-1,3 diamine, takaran sesuai petunjuk penggunaan, contoh merk dagang netbiokem DSAM, microbac forte, TM suprosan DA, steridine multi surface, dan lainnya.

Desinfektan peroksida, zat aktif hidrogen peroksida, takaran sesuai petunjuk penggunaan, contoh merk dagang sanosil, clorox hidrogen peroxide, avmor EP 50, sporox ll, dan lainnya.

“Jangan lupa untuk cuci tangan memakai hand sanitizer/handrub dan air bersih,” pungkasnya. (*)

Konten Terkait

Cegah Stunting Melalui Berbagi Tali Asih Ramadan

Editor prosumut.com

Usai Karyawan Jalani Rapid Test, Brastagi Supermarket Tutup Sementara 

admin2@prosumut

Kapasitas Pemeriksaan Swab GTPP Covid-19 Sumut Meningkat Drastis

Editor Prosumut.com

Dinkes Sumut Dukung Program MCU Gratis kepada Masyarakat

Editor prosumut.com

Dokter, Nakes dan Staf RSUP HAM Belajar Jadi Content Creator

Editor prosumut.com

Ini Perubahan Jam Pelayanan Selama Ramadhan 1442 H di RSUP HAM

Editor Prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara