PROSUMUT – Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Asahan, kini tersisa 13 orang yang tersebar di 10 kecamatan. Semuanya masih dipantau tim Gugus Tugas Covid-19.
Angka tersebut terus menurun seiring berakhirnya masa karantina mandiri yang jalani warga selama 14 hari. Selama masa dua pekan itu, tidak ada gejala atau sakit yang mengarah kepada infeksi virus Korona (Covid-19).
Hal itu diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Asahan, Rahmat Hidayat Siregar, Selasa 5 Mei 2020.
Adapun 13 ODP yang kini masih menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing kata Rahmat, tersebar di 10 Kecamatan yakni Kisaran Barat (2), Kisaran Timur (2), Buntupane (1), Pulobandring (1), Simpangempat (1), Airbatu (1), Bandarpasir Mandoge (1), Meranti (2), Bandarpulau (1) dan Kecamatan Tinggiraja (1).
Kemudian untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 masih angka yang sama yakni sebanyak 4 orang dengan rincian warga Kecamatan Kisaran Timur 2 orang, dimana 1 meninggaldunia dan 1 lagi dinyatakan sembuh.
Sedangkan 2 lainnya adalah warga Kecamatan Simpangempat, dimana satu diantaranya dinyatakan sembuh, dan satu lagi masih dirawat di RS Martha Friska Medan, inisial ES yang merupakan Anggota DPRD Sumut aktif dari fraksi Partai Hanura.
“Sedangkan data pasien dalam pengawasan (PDP) Asahan nihil,” ujar Rahmat yang juga menjabat Kadis Kominfo Asahan.
Kosongnya angka PDP di Asahan lanjut Rahmat, setelah warga yang terpapar Covid-19 dilakukan uji swab (PCR) dan hasilnya negatif berdasarkan uji laboratorium Kementerian Kesehatan RI.
“Karena itu, marilah kita semua agar tetap berprilaku hidup bersih dan sehat serta dapat mematuhi segala aturan dan imbauan pemerintah terkait protokol penanganan Covid-19,” pungkas Rahmat. (*)
Editor : Iqbal Hrp
Foto :