Prosumut
Ekonomi

Netizen Getol Incar Waralaba Restoran

PROSUMUT – Pencarian merek waralaba (franchise) di ranah online baik oleh konsumen maupun calon investor mengalami peningkatan secara signifikan berdasarkan survei Indonesia Digital Popular Brand 2019 yang dilakukan Tras N Co Indonesia.

Waralaba RestoranDari survei tersebut terungkap pencarian netizen di kategori Brand Resto Franchise di tahun 2019 mencapai 156,690 pencarian per bulan atau mengalami peningkatan sebesar 89,9 % jika di bandingkan tahun 2018 yang hanya 82.470 pencarian per bulan.

Chairman Tras N Co Indonesia Tri Raharjo, mengatakan, banyak faktor yang menjadi pemicu peningkatan pencarian merek bisnis waralaba di kategori resto, diantaranya semakin familiarnya pemesanan makanan via aplikasi dan tumbuhnya pemain bisnis resto.

BACA JUGA:  Jelang Ramadan, Bulog Sumut Gelar Gerakan Pangan Murah di 29 Titik

“Waralaba restoran yang paling banyak diminati dan dicari adalah resto fried chicken dan resto geprek. Khusus resto geprek saat ini memang sedang booming dan jumlah pemainnya terus bertambah,” sebut Tri.

Sementara itu, sektor yang selama ini menjadi primadona dalam industri waralaba, yakni minimarket hanya mengalami peningkatan yang relatif kecil sebesar 4,8 %.

Di tahun 2018, ada 215.340 pencarian per bulan dan meningkat di tahun 2019 menjadi 225,630 pencarian per bulan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap bisnis franchise, license atau partnership di Indonesia, Tras N Co Indonesia bekerjasama dengan FranchiseGlobal.com merilis merek-merek paling dicari dan paling dibicarakan netizen di dunia digital berdasarkan Indonesia Digital Popular Brand Index.

BACA JUGA:  Indosat Catat Pertumbuhan Laba Bersih Bersih 12,2 Persen pada 2025

Adapun merek franchise, lisensi dan kemitraan yang meraih berhasil meraih Indonesia Digital Popular Brand Award 2019 adalah CFC (Kategori Resto Fried Chicken), Air Minum Biru (Kategori Depo Air Minum Isi Ulang), ERA Indonesia (Kategori Broker Property), Waffelicious (Kategori Waffel).

Selanjutnya TX Travel (Kategori Tour & Travel), Coffee Toffee (Kategori Coffee Shop), Carvil (Kategori Sandang), Miracle (Kategori Klinik Kecantikan). Kemudian, Snapy (Kategori Digital Printing), Alfamart (Kategori Minimarket), Royal Garden (Kategori SPA), Auto Bridal (Kategori Car Wash), Oto Bento (Kategori Bento), Rocket Chicken (Kategori Resto Fried Chicken), dan Kimia Farma (Kategori Apotek).

BACA JUGA:  Pertamina Sumbagut Bekali UMKM Binaan dengan Pelatihan Fotografi Produk

Ixobox (Kategori Barbershop), Gracious (Kategori Kindergarten), Primagraphia (Kategori Digital Printing), Kapal Api (Kategori Coffee Booth & Island), Good Day (Kategori Coffee Booth & Island), Warung Tekko (kategori Resto Iga), Moz5 (Kategori Salon & Salon Muslimah) dan peraih Indonesia Digital Popular lainnya.

Editor in Chief Franchiseglobal.com, Syaiful Anwar, mengemukakan, Indonesia Digital Popular Brand Award merupakan legitimasi suara netizen dalam mencari dan membicarakan sebuah merek di ranah maya, sekaligus simbol kepercayaan dan popularitas merek di internet.

“Dengan penilaian popularitas berdasarkan search engine based, sosial media based, dan website based, maka penghargaan ini benar-benar valid dan reliable,” tegasnya. (*)

Konten Terkait

UU PPSK Perkuat Mandat LPEI Tingkatkan Ekspor

Editor prosumut.com

Hingga Maret, Total Volume Transaksi RFB Naik 32.41 %

Editor prosumut.com

Wamen ESDM Pantau Satgas Nataru Pertamina, Jamin Ketersediaan Energi di Sumut Aman

Editor prosumut.com

Harga Bawang Putih dan Cabai Masih Mahal, Inflasi Sumut Bisa Sentuh 0,4 Persen

Editor prosumut.com

Waketum Gerindra Ajak Warga Tak Bayar Pajak, Ini Ancaman Kemenkeu

Editor prosumut.com

OJK dan LPS Perbarui Kerjasama Optimalkan Penanganan Bank 

Editor Prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara