PROSUMUT – Tercatat, ada 5 kecamatan di Kabupaten Langkat menjadi lokasi pilihan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, bagi mahasiswa mahasiswi Institut Syekh Abdul Halim Hasan (INSAN) Binjai.
Secara keseluruhan, peserta KKN akan tersebar di sejumlah desa kelurahan, Kecamatan Bahorok, Gebang, Batang Serangan, Pangkalan Susu, maupun Secanggang, selama sebulan sejak 15 Agustus hingga 15 September 2025.
Mewakili bupati Langkat, Plt Asisten Administrasi Ekbang Pemkab Langkat, Sutrisuanto, mengapresiasi sekaligus berterima kasih kepada pihak INSAN Binjai atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Langkat sebagai lokasi pelaksanaan KKN Tematik.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Langkat, kami mengucapkan selamat datang kepada Rektor Insan Binjai dan jajaran di Bumi Langkat Berseri.
Terima kasih telah memilih Langkat sebagai lokasi kegiatan KKN tematik bagi mahasiswa,” sambut Sutrisuanto mewakili bupati Langkat saat melepas sekitar 550 mahasiswa INSAN Binjai di halaman kantor bupati, Selasa 19 Agustus 2025.
Turut hadir, Rektor INSAN Binjai, Dr Abdul Halim Nasution, para dosen pembimbing lapangan, serta perwakilan mahasiswa peserta KKN.
Diharapkan dia, para mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif selama berada di tengah masyarakat, baik melalui pengetahuan, wawasan hukum, maupun nilai-nilai keagamaan.
“Kiranya adik-adik mahasiswa dapat memberikan warna positif, terutama bagi generasi muda, sebagai bentuk kontribusi mewujudkan Langkat sebagai daerah religius dan berkemajuan,” harap dia.
Selain itu, disampaikan di, pesan bupati agar mahasiswa menjalin komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat dan menghormati nilai-nilai sosial budaya setempat.
“Saya juga berharap kegiatan ini dapat memberikan kesan yang mendalam serta manfaat luas bagi masyarakat.
Jaga sikap, bersosialisasilah dengan santun, dan hormati kearifan lokal. Dengan demikian, program ini akan berjalan sukses,” kata dia.
Rektor INSAN Binjai, Dr Abdul Halim Nasution, menjelaskan KKN merupakan implementasi nyata dari Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui KKN, mahasiswa akan belajar langsung di tengah masyarakat, mengasah kepedulian sosial, sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah,” jelas dia. (*)
Reporter: Jie
Editor: M Idris
