Prosumut
Berita

KPK Akui Bertemu BPK Bahas Formula E, Pencapresan Anies Aman?

PROSUMUT – KPK menyebut telah bertemu dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membahas terkait kasus dugaan korupsi Formula E Jakarta. KPK disebut berkoordinasi dengan BPK soal penghitungan kerugian negara dalam gelaran Formula E.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkap pertemuan itu dilakukan pada Jumat (30/9) silam. Namun, Alex enggan membeberkan secara gamblang substansi pertemuan tersebut.

“Betul kami sudah berkoordinasi dengan BPK ya, kapan? Jumat yang lalu. Tentu substansi apa yang dibicarakan bukan untuk konsumsi media tapi prinsip dalam penghitungan kerugian negara ya, itu ketika kasus ini sudah naik ke penyidikan. Nah itu sudah menjadi SOP, baik di BPK atau di BPKP,” kata Alex dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Kemudian Alex menyinggung pengalaman dirinya sebagai auditor selama 20 tahun. Menurutnya, auditor tidak menyimpulkan siapa pelaku korupsi, tapi hanya sebatas mengungkap hitungan tentang kerugian negara.

“Auditor itu tidak menyimpulkan siapa pelakunya, dia hanya mengungkap fakta. Nah tentu yang bertugas untuk menentukan apakah suatu peristiwa, peristiwa pidana, peristiwa administratif atau peristiwa perdata, itu domainnya penyidik, penuntut umum seperti,” ucapnya.

“BPK hanya menghitung nilai kerugian negara ya dalam kasus apapun. Bisa jadi perdata, bisa jadi administratif atau bahkan pidana,” tambahnya.

Lebih lanjut, Alex menyebut KPK akan buka-bukaan dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi Formula E. Hal tersebut dilakukan agar KPK tak dicurigai seolah-olah mengkriminalisasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Kami sudah mempertimbangkan juga bagaimana proses lidik itu kita buka saja supaya masyarakat, temen-temen wartawan juga mengetahui apa sih dari hasil lidik itu yang diperoleh oleh KPK. Dari keterangan para saksi yang sudah dipanggil apa yang mereka terangkan. Supaya apa? Supaya masyarakat tidak lagi curiga seolah-olah kami ini mengkriminalisasi seseorang,” ujar Alex.

Alex mengatakan KPK tidak pernah mentarget seseorang untuk menjadi tersangka. Termasuk kasus dugaan korupsi Formula E yang menyeret Anies.

“Saya selalu sampaikan KPK tidak pernah menargetkan orang. Bahkan saya sampaikan beberapa kali bahwa KPK belum pernah menyebutkan seseorang sebagai tersangka karena masih dalam proses penyelidikan,” imbuhnya.

Untuk diketahui, NasDem sebelumnya resmi mengumumkan calon presidennya yang akan diusung di 2024, yakni Anies Baswedan. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).(*)

Editor : Ronny Sitorus

Sumber : detik.com

Konten Terkait

Natal PDIP Sumut Meriah, Gubsu Ingatkan Sejarah Persaudaraan Nasrani & Muslim

Editor prosumut.com

Tim Penilai Kecamatan Tingkat Provinsi Sumut Kunjungi Kecamatan Salak

Editor prosumut.com

PDI Perjuangan Usulkan Rumah Ibadah Jadi Benteng Terakhir Perangi Narkoba

Editor prosumut.com

Diterpa Hoax Sakit Keras, Hasto: Bu Mega Segar Bugar!

Editor prosumut.com

Kembangkan Daya Saing Daerah, Pemkab Pakpak Bharat Jalin Kerja Sama dengan UGM

Editor prosumut.com

Respons Kesulitan Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Bazar Minyak Goreng di Deli Serdang

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara