Prosumut
Umum

Dampak Kerusuhan Demo, Pemko Medan Rugi Ratusan Juta

PROSUMUT – Unjuk rasa penolakan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja yang berujung ricuh di Medan pada Kamis 8 Oktober 2020 lalu, menyebabkan sejumlah fasilitas umum rusak.

Bahkan, kerusakan fasilitas umum menyebabkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengalami kerugian hingga seratusan juta rupiah.

Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan  saat ini masih mencatat berbagai kerusakan fasilitas umum yang terjadi pascaunjuk rasa yang berakhir ricuh tersebut.

Dari hasil pengecekan sementara, sejumlah fasilitas umum seperti sarana olahraga di Lapangan Merdeka hilang pasca demonstrasi.

Selain itu, enam titik pintu pagar di Lapangan Merdeka persisnya depan Stasiun Kereta Api dan Jalan Balai Kota juga hilang. Sejumlah pot-pot bunga, tong sampah, serta lampu-lampu jalan dirusak massa.

“Berdasarkan hasil perhitungan, kerugian Pemko Medan mencapai seratusan juta,” kata Plt Kabid Sarana Pra Sarana Dinas Kebersihan dan Pertamanan Medan Ikhwanza Syahputra kepada wartawan, Kamis 15 Oktober 2020.

Ia menuturkan, sejumlah fasilitas yang rusak saat ini sudah diperbaiki oleh Pemko Medan. Sementara itu, sejumlah kerusakan lainnya masih menunggu penganggaran APBD Kota Medan pada tahun 2021.

“Ini mengingat kondisi kas keuangan Pemko Medan kosong akibat dampak pandemi Covid-19,” ujar Ikhwanza sembari berharap, kedepannya setiap elemen masyarakat saat berunjuk rasa untuk menyampaikan secara santun tanpa merusak fasilitas umum. (*)

 

Reporter : Rayyan Tarigan
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Sunda Megathrust Ancam Selat Sunda dan Jakarta

Val Vasco Venedict

Prediksi Pertandingan AS Roma vs Juventus

Pro Sumut

Pelihara Musang Binturong, Pemuda Ini Ditangkap Polda

Tak Ada Selamat, 1 WNI Tercatat Penumpang Ethiopian Airlines

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

PDI Perjuangan & Al Wasliyah Itu Bersaudara

Mei 2019, Penumpang Domestik di Bandara KNIA Turun 20, 30 Persen

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara