Prosumut
Ekonomi

Animo Generasi Milenial Berinvestasi Semakin Meningkat 

PROSUMUT – Meski di masa pandemi, Animo generasi milenial dalam.berinvestasi semakin menunjukkan tren peningkatan. Hal Ini dibuktikan dengan bertambahnya jumlah investor di Indonesia termasuk Sumatera Utara (Sumut).

Tetapi agar investasinya aman, investor disarankan untuk mengenali perusahaan yang menjadi target investasi.

Kepala Kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumut Pintor Nasution mengatakan, pengenalan sektor perusahaan-perusahaan itu bertujuan agar investor bisa lebih mengetahui apa yang sedang terjadi dengan industri yang sama dari sektor tersebut, baik itu kendala-kendala, strategi dalam menghadapi kendala tersebut atau kebijakan kedepannya.

BACA JUGA:  Texas Chicken Buka Gerai Baru di Delipark Mall Medan

“Selain itu dengan kita harus mengenal sektor usaha, kita tahu langkah dalam mengambil keputusan dalam berinvestasi apakah sektor tersebut bagus untuk diinevstasikan dalam jangka panjang atau tidak,” ujar Pintor Nasution ketika dihubungi, Rabu 17 Juni 2020.

Pintor menyebutkan, setelah mengetahui latar belakang perusahaan termasuk produk yang dihasilkan, lokasi perusahaan, maka yang perlu diketahui berikutnya itu adalah laporan keuangan.

BACA JUGA:  Satgas Nataru 2025/2026 Berakhir, Pertamina Sumbagut Apresiasi Sinergi dan Pastikan Energi Tetap Mengalir

Ini diperlukan investor yang berniat investasi jangka panjang. Untuk saat ini, calon investor sudah sangat gampang mendapatkan laporan keuangan.

“Kita tidak perlu mendalam sekali mengetahui laporan keuangan tersebut, minimal beberapa indicator-indikator seperti PER, PBV, EPS yang sudah ada di rangkuman di halaman terdepan di laporan keuangan itu bisa kita jadikan patokaan,” kata Pintor.

Dijelaskannya, banyak investor pemula yang menjadi korban akibat ketidaksabaran dalam memilah saham mana yang akan dipilih.

BACA JUGA:  Satgas Nataru 2025/2026 Berakhir, Pertamina Sumbagut Apresiasi Sinergi dan Pastikan Energi Tetap Mengalir

Banyak yang terpancing dengan market, padahal market tidak bisa di lawan, tidak bisa di bendung,” jelasnya.

Karena itu, Bursa Efek Indonesia dalam setiap Kelas Pasar Modal terus menerus memberikan pemahaman agar investor selalu mengenali perusahaan sebelum dibeli sahamnya. “Ini masih jadi PR kami ke depan,” tutupnya. (*)

Reporter : Nastasia
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            :

Konten Terkait

Harga Bawang Bombai Lebih Mahal dari Harga Daging Segar

admin2@prosumut

Tinjau Harga Bahan Pokok Pasar Petisah,

Editor Prosumut.com

Kebijakan Restrukturisasi Kredit, Jaga Stabilitas Sektor Jasa Keuangan

Editor Prosumut.com

Pertamina Patra Niaga Pastikan Pertalite Tetap Disalurkan Sesuai Penugasan

Editor prosumut.com

Menanti Rilis Pertumbuhan Ekonomi, Rupiah dan IHSG Was-was

admin2@prosumut

Penangkaran Benih Unggul untuk Dukung Ketahanan Pangan

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara