Prosumut
BudayaPemerintahan

Presiden Bahas Pengelolaan Danau Toba di Sipinsur, Anggaran Didominasi APBN & Investor

PROSUMUT –&nbsp Kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Sumatera Utara (Sumut) 29-31 Juli 2019 diawali dengan kegiatan diskusi terbatas bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor dan sejumlah Menteri di Taman Wisata Sipinsur, Senin 29 Juli 2019 sore.

Jokowi mengaku pembangunan di kawasan Danau Toba oleh pemerintah lebih didominasi APBN dan peran investor.

Pengelolaan tersebut diketahui dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke kawasan Danau Toba.

Untuk itu Jokowi mengharapkan upaya tersebut bisa menjadikan danau super vulcano dan sekitarnya berkelas internasional. Bagaimana tempat-tempat yang ada di sana masuk kategori wajib dikunjungi.

BACA JUGA:  Izin Undian Gebyar Pajak Sumut Belum Terbit, Pelaksana Event dan Pejabat Terkait Terancam Pidana

“Kita lihat saja, setidaknya ada 28 destinasi. Baik alamnya, airnya dan lainnya. Karena itu, membutuhkan investasi yang besar dan dana APBN yang besar. Membutuhkan kombinasi antara keduanya,” sebut Jokowi usai diskusi bersama sejumlah menteri.

Namun disinggung soal keberadaan kerambah jaring apung (KJA) di danau, Jokowi mengatakan akan melakukan perbaikan untuk menjadikan Danau Toba bersih.

Hanya saja diakuinya, ada lokasi yang peruntukannya ke pariwisata, ada juga yang untuk usaha masyarakat. Dengan tidak mengesampingkan pentingnya menjaga lingkungan alam.

“Nanti kita lihat, mana yang dibutuhkan untuk wisata dan untuk rakyat (usaha). Tetapi butuh waktu. Karena kita bekerja dengan sebuah tantangan,” ujar Jokowi sekaligus menyampaikan target pembangunan di kawasan itu selesai di 2020 mendatang.

BACA JUGA:  Izin Undian Gebyar Pajak Sumut Belum Terbit, Pelaksana Event dan Pejabat Terkait Terancam Pidana

Sedangkan soal porsi anggaran untuk pembangunan di kawasan itu, diakui Jokowi bahwa dana APBN dan investor mendominasi. Karena itu diperlukan pengelolaan yang terintegrasi semua sektor.

Baik produk, sumber daya manusia, penamaannya, serta hal yang mendukung lainnya. Dengan begitu, perlu ada kombinasi antara Negara dan swasta.

Hadir diantaranya Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menko Maritim Luhut Panjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri PU Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Ibu Gubernur Hj Nawal Edy Rahmayadi, Ibu Bupati Ny Lidia Kristina Dosmar Banjarnahor.

BACA JUGA:  Izin Undian Gebyar Pajak Sumut Belum Terbit, Pelaksana Event dan Pejabat Terkait Terancam Pidana

Sebelumnya Jokowi dan rombongan disambut antusias seribuan warga, pengunjung dan unsur pemerintahan. Bahkan petugas pengamanan sempat kewalahan menahan desakan warga untuk melihat Presiden lebih dekat dan bersalaman.

Meskipun begitu, Jokowi tetap saja menghampiri dan menyambut salam dari masyarakat.

Selain itu, Jokowi juga mencicipi kopi Lintong asal Humbahas yang disiapkan pemerintah setempat. Selanjutnya Presiden pun bertolak menuju dermaga Muara di Taput.

Namun perjalanannya sedikit terhambat karena warga yang memadati areal Sipinsur, masih menunggu untuk bersalaman.

Bahkan sebagian diantaranya mendapat hadiah baju kaos dan buku bergambar Presiden Joko Widodo. (*)

Konten Terkait

Diteken Joe Biden, Panel Surya Indonesia Siap Bersaing di Amerika Serikat

Bupati Langkat Pimpin Rakor Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan

Editor Prosumut.com

Dishub Labuhanbatu Periksa Kesehatan Supir dan Penumpang dari Luar Daerah

admin2@prosumut

Pemkab Langkat Dukung Ridho Ikuti Pemuda Pelopor Nasional

Editor Prosumut.com

P-APBD Langkat Disahkan, Belanja Disetujui Rp2,4 Triliun

Maksimalkan Kebersihan, Komisi IV DPRD Medan Usulkan Setiap Lingkungan Punya Satu Becak Sampah

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara