Prosumut
Umum

Tidak Hadir, Peserta Disanksi Disiplin

PROSUMUT – Pengadaan barang/jasa merupakan tahapan yang dibutuhkan dan sangat penting dalam kegiatan  penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Perlu adanya pemahaman yang komprehensif dari

Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melaksanakan peraturan  yang berkaitan dengan pengadaan barang/jasa.

 Mengingat begitu pentingnya pengadaan barang/jasa pemerintah ini, Pemko Medan terus menerus memberikan pembekalan terhadap ASN-nya terutama yang terkait dengan pengadaan barang/jasa.

 Demikian disampaikan Asisten Umum Setda Kota Medan Renward Parapat, ATD, MT saat membuka acara Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tingkat Dasar di Saka Premier Hotel, Jalan Gajah Mada, Medan, Senin 25 Februari 2019.

Lebih lanjut Renward mengatakan, kesuksesan roda pemerintahan  dan pembangunan di Kota Medan sangat dipengaruhi oleh efektifitas pelaksanaan pengadaan barang/jasa pada masing-masing instansi yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Medan.

BACA JUGA:  Polres Langkat Ungkap Sejumlah Kasus

 “Kita tentunya tidak ingin pengadaan barang/jasa ini menjadi ajang yang dapat disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya.

Mengingat semakin tingginya volume pengadaan barang/jasa pemerintah di Kota Medan, menuntut tersedianya sumber daya manusia yang berkompeten, baik secara kualitas maupun kuantitas.

Itu semua agar proses pelaksanaan pengadaan barang/jasa dapat terselenggara secara efektif dan efisien serta tidak menyimpang dari ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Untuk itu, pelatihan ini penting dilaksanakan agar tersedianya sumber daya manusia yang berkompeten baik secara kualitas maupun kuantitas. Dengan demikian, diharapkan penyelenggaraan pengadaan barang/jasa dapat efektif dan efisien serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Renward

BACA JUGA:  Polres Langkat Ungkap Sejumlah Kasus

Dalam pelatihan ini, nantinya peserta akan diberikan berbagai materi pelatihan dan pembekalan terkait dengan peraturan, kebijakan, persiapan, pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah serta pelaporan atas seluruh kegiatan yang dilakukan dalam proses pengadaan barang/jasa sesuai dengan Perpres Nomor 16 Tahun 2018.

Selain itu, nantinya peserta akan mengikuti ujian sertifikasi ahli pengadaan tingkat dasar Maret mendatang.

Untuk itu, Renward berharap kesungguhan dari seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh.

Bahkan ketidakhadiran dalam pelatihan mendapat porsi tersendiri, yakni sebanyak 5% dari total jam pelatihan.

Jika melebihi, maka peserta akan diberikan surat teguran sekaligus pemberitahuan kepada pimpinan unit kerja masing-masing peserta.

Kemusian akan dikenakan hukuman disiplin sesuai PP Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS.

BACA JUGA:  Polres Langkat Ungkap Sejumlah Kasus

“Pelatihan ini merupakan bagian dari penugasan dari ASN. Artinya jika ASN mangkir ketika diberi Surat Perintah Tugas mengikuti Pendidikan maupun pelatihan, maka ia juga akan mendapat hukuman disiplin sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Renward.

“Hal ini berkaitan dengan nantinya para peserta akan mengikuti ujian sertifikasi Maret mendatang,” sambungnya.

Pelatihan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Tingkat Dasar akan berlangsung Selena 4 hari. Multi tanggal  26  hingga 28 Februari 2019.

Kegiatan ini diikuti oleh 60 orang yang dibagi dalam 2 angkatan. Kemudian 1 hari ujian  pada tanggal 1 Maret 2019 yang akan diikuti oleh 100 orang peserta.(*)

Konten Terkait

Pemkab Sergai Terima SPBE dari Kemen PAN RB

Ridwan Syamsuri

Menjaga Pantai Barat Sumut, Komantab dan Upaya Pelestarian

admin2@prosumut

Hei Guys, Baca ini Kalau Mau Lolos CPNS

Val Vasco Venedict

Heboh, Mayat Bayi Ditemukan di Pinggir Sungai Babura

PLN Diminta Stabilkan Pasokan Listrik di Langkat Jelang Idul Fitri

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Satgas Anti Mafia Bola Periksa Berlington Siahaan

Val Vasco Venedict
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara